“WONDERFUL INDONESIA” Tampil Dalam Pameran Pariwisata FITUR 2018 di Spanyol

Dalam rangka mempromosikan Pariwisata Indonesia kepada pasar internasional,  KBRI Madrid bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI telah berpartisipasi pada pameran pariwisata Internasional FITUR ke-38 bertempat di Gedung IFEMA, Madrid pada tanggal 17-21 Januari 2018 yang dihadiri oleh 165 negara, Menteri Pariwisata negara anggota UNWTO, pejabat tinggi pariwisata dunia, perusahaan peserta dan dibuka oleh Raja Spanyol Felipe VI.

Dilansir dari laman Kemlu, Delegasi Kementerian Pariwisata dipimpin oleh Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi, Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional IV, Kepala Bidang Pemasaran Area II, Staf Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional IV, 1 orang barista, 1 orang mixologist, 3 orang penari dan Putri Pariwisata Indonesia 2017.

Peserta Indonesia yang mengisi paviliun seluas 130,5 m2 berada pada stand Hall 6 No. D07 terdiri dari 19 industri pariwisata meliputi 8 agen perjalanan/tour operator dan 9 hotel/resort dan 2 DMC dari seluruh Indonesia:

Selama 5 hari pameran, stand paviliun Indonesia yang memiliki luas 130,5 m2 dikunjungi oleh sekitar 5.000 pengunjung (untuk profesional dan pengusaha bisnis tanggal 17-19 Januari dan untuk umum tanggal 20-21 Januari), yang rata-rata terdiri dari para pengusaha bisnis perjalanan, media massa cetak dan elektronik, serta para pengunjung yang tertarik datang ke Indonesia untuk berwisata maupun melakukan perjalanan bisnis. Pengunjung terbanyak adalah pada hari ke-4 (Sabtu), dimana merupakan hari pameran yang dibuka untuk umum, dengan jumlah pengunjung dan peminat sekitar 2000 orang.

Kemenpar menghiasi stand Paviliun Indonesia dengan brand Indonesia “Wonderful Indonesia” dan memasang poster obyek wisata Indonesia, ASIAN GAMES 2018 Jakarta Palembang, sekaligus menampilkan serangkaian pertunjukan budaya berupa tarian asal Palembang, Kalimantan, Bali serta pemutaran film pariwisata Indonesia dan pembagian souvenir khas Indonesia. Stand Indonesia juga melakukan promosi kopi Indonesia melalui perusahaan Barista yang membuka standnya di FITUR melalui seduhan rasa kopi Indonesia dari Kopi Gayo Aceh.

FITUR 2018 diikuti oleh 10.000 perusahaan dari 165 negara dan dihadiri oleh 251.000 total pengunjung yang mengalami kenaikan 2,5%, jumlah ini merupakan rekor tertinggi yang pernah diraih oleh FITUR. Khusus pengunjung profesional berjumlah 140.120 orang yang merupakan kenaikan sebesar 3% dibandingkan tahun lalu, sedangkan  pengunjung umum berjumlah 110.880 Diperkirakan Fitur mengatur hubungan bisnis sejumlah 6.800 agenda pertemuan. FITUR 2018 juga diliput oleh 7.700 jurnalis dari 59 negara. FITUR 2018 memberikan dampak keuntungan ekonomi mencapai 260 juta euro selama 5 hari berlangsung.

Bagi Indonesia, Fitur  merupakan momentum yang sangat tepat bagi Indonesia untuk menarik perhatian turis Spanyol dan ajang mempertemukan secara langsung, antara kalangan seller Indonesia dengan buyer potensial dari Spanyol. Berdasarkan data peserta pameran, setiap peserta/perusahaan di stand Indonesia mendapatkan rata-rata 20-50 prospective appointment dan perkiraan jumlah turis spanyol dari transaksi diperoleh rata-rata  200-500 pax/turis.

Pada tanggal 17 Januari juga telah dilaksanakan kegiatan 14th edition UNWTO Awards di IFEMA Madrid, yang dihadiri oleh para kandidat peserta penerima penghargaan ”UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism”. UNWTO Awards merupakan penghargaan unggulan untuk sektor pariwisata global dan setiap tahun UNWTO menyorot penciptaan pengetahuan, penerapan inovasi dan diseminasi pengetahuan dibidang pariwisata yang dilakukan pada pemerintahan dan masyarakat umum.

Ajang penghargaan UNWTO yang turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata Bapak Arief Yahya telah mengumumkan empat belas finalis dari 128 proyek yang berasal dari 55 negara yaitu Argentina, China, Portugal, Botswana, Kenya, India, Italia, Filipina, Indonesia, Meksiko, Australia, Kroasia dan Spanyol.

Wakil Indonesia berhasil meraih penghargaan pertama yaitu Triponyu.com, dengan menginisiasi tema “Menghubungkan komunitas, teman dan pengunjung lokal dengan pengalaman yang unik dan membahagiakan”. Sedangkan, Sumba Hospitality Foundation, berhasil meraih penghargaan ketiga dengan menginisiasi dalam tema “Mendidik dan memberdayakan masyarakat lokal untuk pariwisata berkelanjutan” dan wakil Indonesia bersaing melawan Italia dan Meksiko dalam kategori inovasi LSM.

Rangkaian promosi pariwista Indonesia baik Pameran FITUR 2018 telah mendapat perhatian besar dari masyarakat Spanyol. Beberapa media masa Spanyol meliput kegiatan tersebut baik media cetak dan elektronik nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here