Universitas Nottingham China Jalin Kerjasama Dengan Kemenag Untuk Perkuat Program 5000 Doktor

Dirjen Pendis Kamaruddin Amin bersama tim The University of Nottingham.

The University of Nottingham di China akan menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kerjasama ini dijalin salah satunya dalam rangka memperkuat SDM Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui program 5000 Doktor di Indonesia.

Perwakilan dari Warga negara Indonesia di Ningbo China dan juga perwakilan Luar negeri Gerakan Kebaikan Indonesia, Indah Morgan memberikan perhatian khusus kepada anak bangsa yang ingin melanjutkan pendidikan di negeri China, “Tuntutlah ilmu hingga kenegeri cina, keterampilan yang kuat, jujur dan tangguh perlu di dukung dengan keterampilan yang mumpuni”ungkapnya.

sementara itu Kamarudin Amin dirjen Pendis Kemenag,”Memang merupakan tantangan terberat bagi Kementerian Agama untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM karena Kementerian Agama berkontribusi sekitar 25 persen dari Pendidikan Nasional,” ungkapnya saat pertemuan perwakilan The University of Nottingham di Jakarta, Selasa (17/01).

Pertemuan tersebut menyepakati untuk membuat draft MoU yang akan ditandatangani saat Dirjen Pendis berkunjug ke China pada bulan Februari mendatang. Selain dengan The University of Nottingham, Kamaruddin juga akan menandatangai MoU dengan beberapa universitas terbaik China lainnya. MoU ini terkait kerjasama di bidang pendidikan, khususnya dalam penguatan SDM perguruan tinggi keagamaan dalam bidang ilmu-ilmu umum.

Kedatangan perwakilan salah satu universitas ternama di Ningbo China ini juga untuk meminta Kamaruddin Amin memberikan public lecturer di kampus tersebut. Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini dinilai konsen dengan Human Capital Improvement.

Dalam pertemuan itu, Kamaruddin menjelaskan model pendidikan Islam mulai dari madrasah, pondok pesantren hingga Pendidikan Tinggi Keagamaan. Menurutnya, Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang dibina Kemenag tidak saja mengkaji ilmu agama, tapi juga ilmu umum, seperti: science, kedokteran, dan psikologi.

Program 5000 Doktor Kementerian Agama yang telah dilaunching Presiden Joko Widodo pada akhir 2014 telah menarik berbagai universitas di dunia untuk melakukan kerjasama. Hal ini tidak terlepas dari upaya Ditjen Pendidikan Islam sejak tahun 2015 untuk melakukan promosi ke luar negeri hingga program ini dikenal di universitas pelbagai dunia.

Ikut mendampingi Dirjen Pendis, Khusus Menteri Agama Hadi Rahman, Kasubdit Pengembangan Akademik Diktis Muhammad Zain, dan Kasie Mutu Akademik, M. Adib Abdushomad.

Sedangkan delegasi The University of Nottingham China antara lain Clara Le, Patric Ma, Hou Bowen yang bekerja di International Office dan Marketing officer Global Engagementt office didampingi Indah Morgan sebagai Overseas Liaison Officer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here