Universitas Indonesia Tembus 110 Besar Dunia!

Universitas Indonesia (UI) kembali mencatatkan prestasi fenomenal di dunia internasional. Kampus dengan warna jaket almamater kuning ini menjadi universitas di Indonesia dengan peringkat tertinggi, dalam kategori Emerging Economies University versi Times Higher Education.

Melalui laman resminya pada Kamis (20/2), terlihat Universitas Indonesia masuk ke peringkat 103. UI menjadi satu-satunya universitas Indonesia yang menembus peringkat 110 besar dunia. Pemeringkatan ini mencakup 533 perguruan tinggi dari 47 negara berkembang di dunia.

Peringkat pertama hingga keempat didominasi oleh perguruan tinggi dari Tiongkok yaitu Tsinghua University, Peking University, Zhejiang University, dan University of Science and Technology of China.

Kemudian dari 13 perguruan tinggi asal Malaysia yang masuk dalam daftar Emerging Economies University Rankings 2020, dua di antaranya masuk dalam jajaran Top 100, yaitu University of Malaya (peringkat 22) dan Universiti Teknologi Malaysia (peringkat 78).

Sedangkan dari Indonesia, hanya rnam perguruan tinggi yang berhasil masuk dalam daftar pemeringkatan ini, dan hanya UI yang berada dalam jajaran Top 110.

Di bawah UI ada Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 201-250, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut 10 Nopember (ITS) di urutan 251-300, Institut Pertanian Bogor (IPB) di ranking 301-350, dan Universitas Brawijaya (UB) di posisi 501+.

Dalam siaran persnya, Rektor UI Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, PhD menyampaikan, “Pemeringkatan pada dasarnya bukanlah tujuan akhir yang ingin diraih. Akan tetapi setiap indikator yang digunakan sebagai dasar pemeringkatan dapat dijadikan parameter keberhasilan suatu perguruan tinggi.”

“Semoga UI dapat terus melaju maju, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan berkontribusi nyata dalam membangun negeri, khususnya dalam menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing global.” ucapnya.

Tahun 2020 adalah tahun kelima Indonesia masuk dalam pemeringkatan THE. Lembaga ini melakukan pemeringkatan berdasarkan aspek performa pengajaran (kegiatan belajar mengajar), kinerja penelitian, transfer dan sharing ilmu, serta cakupan internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here