UMM Raih Predikat Kampus Islam Terbaik Dunia Versi UniRank

Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia, setelah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi perguruan tinggi Islam nomor satu di dunia versi UniRank. UMM berhasil mengalahkan 408 kampus termasuk Iran University of Science and Technology yang menempati posisi kedua dan Cairo University di posisi ketiga.

Secara umum, UniRank adalah lembaga ini adalah pembuat ranking perguruan tinggi yang berbasis di Sydney, Australia. Lembaga ini setiap tahunnya, merilis survei perguruan tinggi terbaik di dunia. Sementara itu penilaian untuk pemeringkatan Universitas Islam terbaik di dunia 2021, bedasarkan beberapa standar seperti berikut :

  1. Berlisensi atau diakreditasi oleh organisasi pendidikan tinggi yang sesuai di setiap negara
  2. Menawarkan setidaknya empat tahun untuk mendapatkan gelar sarjana (S1) atau gelar pascasarjana (S2 dan S3)
  3. Menyampaikan kursus-kursus yang didominasi dalam format pendidikan tradisional, tatap muka, non-jarak

“Tujuan kami adalah untuk menyediakan tabel liga ulasan non-akademik dari universitas Islam terbaik di dunia bedasarkan metrik web yang valid, tidak bias, tidak dipengaruhi oleh siapapun dan sumber web independen dari data yang dikirim oleh universitas itu sendiri,” tulis UniRank.

Setiap tahunnya, UniRank menampilkan ulasan dan peringkat lebih dari 13.800 universitas dan perguruan tinggi yang diakui secara resmi di 200 negara. Peringkat didasarkan pada algoritma yang mencakup 5 metrix web independen dari 4 sumber web berbeda, yakni Moz Domain AuthorityAlexa Global RankSimiliar Web Global RankMajestic Reffering Domains, dan Majestic Trust Flow.

Perguruan Tinggi Muhammadiyah Dominasi Nominasi

Ada dua kampus Muhammadiyah lainnya yang juga masuk 10 besar Top Islamic University. Keduanya yaitu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada peringkat keempat dan juga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada peringkat kedelapan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan prestasi yang diraih perguruan tinggi Muhammadiyah ini sangatlah membanggakan. Karena itulah Haedar memberikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada PTM, Majelis Diktilitbang, dan PWM, serta semua komponen yang penuh komitmen, kesungguhan, pengorbanan, pengabdian, dan usaha yang tidak henti dalam semangat tidak banyak bicara tetapi banyak bekerja yang nyata dan membanggakan.

“Semuanya telah berbuat dengan cerdas, berkualitas, profesional, objektif, serta memberi mamfaat strategis dan kemamfaatan besar bagi kemajuan Persyarikatan, umat, bangsa dan kemanusiaan global,” kata Haedar dalam jumpa persnya

Secara lengkap, sepuluh teratas Universitas Islam dunia hasil Uni Rank tahun 2021 di antaranya:

  • (1) Universitas Muhamamdiyah Malang Indonesia,
  • (2) Iran University of Science and Technology Iran,
  • (3) Cairo University Egypt,
  • (4) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Indonesia,
  • (5) Umm Al-Qura University Saudi Arabia,
  • (6) Shahid Beheshti University of Medical Science Iran,
  • (7) Universiti Islam Antarbangsa Malaysia,
  • (8) Universitas Muhammadiyah Surakarta Indonesia,
  • (9) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Indonesia,
  • (10) Universitas Islam Indonesia.

Pada kesempatan itu, Haedar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan Muhammadiyah untuk memajukan kehidupan bangsa dan kemanusian semesta.

Menurutnya, hasil usaha yang dilakukan oleh Muhammdiyah baik Perguruan Tinggi dan amal usahanya dan diakui secara nasional dan internasional menjadi bukti adanya energi positif dari Persyarikatan untuk kemajuan bangsa, umat dan dunia.

“Muhammadiyah selalu berkontribusi yang konstruktif bagi kehidupan umat manusia kapan dan di manapun, Muhammadiyah sering hadir tidak gegap gempita, tetapi selalu terpanggil berbuat nyata yang memberi maslahat bagi kehidupan bersama,” ucapnya.

Apalagi tambah Haedar, saat masa-masa pandemi Covid-19 dan banyak bencana alam yang melanda negeri. Disaat masa-masa sulit seperti ini niscaya dibutuhkan kerja nyata dari semua elemen masyarakat.

Dirinya berharap, anggota, kader, apalagi pimpinan Muhammadiyah di seluruh struktur dan tingkatan mesti menjadi uswah hasanah dalam meringankan warga yang terkena musibah baik pandemi Covid-19 dan bencana alam yang berdampak luas bagi masyarakat, utamanya kelas bawah.

“Meski kerja di ruang senyap, tanpa riuh rendah suara publik, tapi mampu memberi solusi bagi negeri,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here