Tunjukkan Kepedulian Pendidikan Dengan Kelas Inspirasi

Felix diantara Murid-muridnya di Kelas Inspirasi (doc red)

Di ilhami terhadap kepedulian kepada pendidikan di tanah air dan membangun generasi masa depan bangsa yang cerdas, dan keinginan dari para profesional untuk berbagi ilmu, hingga berkembangnya Kelas Inspirasi di beberapa kota di nusantara, tidak terlepas dari gerakan Indonesia mengajar yang di cetus pada 2010 lalu,

Indonesia Mengajar merupakan sebuah inisiatif gerakan di bidang pendidikan yang merekrut, melatih, dan mengirimkan lulusan terbaik untuk mengajar sekolah dasar di daerah pelosok Indonesia selama 1 tahun. Kontribusi GIM dalam pendidikan Indonesia dimulai dari tahun 2010. Salah satu misi utama dari gerakan ini adalah mengajak berbagai pihak, termasuk masyarakat umum, untuk turut terlibat aktif dalam usaha peningkatan kualitas pendidikan bangsa. Ajakan ini hadir dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah Kelas Inspirasi.

Para profesional dari berbagai profesi ini disebut relawan pengajar. Relawan pengajar berinteraksi di sekolah untuk berbagi cerita dan pengalaman kerja dan memberi motivasi untuk meraih cita-cita bagi para siswa. Interaksi relawan pengajar dengan warga sekolah dilakukan untuk membuka ruang komunikasi dan kolaborasi antar keduanya melalui pengalaman mengunjungi, dan mengajar, dan berinteraksi selama hari inspirasi termasuk masa persiapannya.

Salah satu yang tergerak menjadi menjadi pengajar profesional dalam Kelas Inspirasi adalah Felix, dirinya mengaku tergerak untuk mengajar anak-anak di sekitar Kota Depok karena keinginannya untuk berbagi dan mencerdaskan anak-anak Indonesia, dari dasar keinginan tersebut. Felix mencoba untuk mengajar di kelas Inspirasi dan mencoba untuk menerapkan mengajar bagi anak-anak.

Dari pengalamannya Felix bercerita ada keraguan untuk memahami karakter anak untuk bercerita kepada anak-anak yang menunggu relawan di sekolah-sekolah. “Semuanya tidak bisa dibilang benar atau salah, semuanya relativitas. Saya, tentu saja, memilih menyampaikan materi dengan cara sendiri. Termasuk di dalamnya pilihan sadar menjadi diri sendiri, lengkap dengan berbagai sisi karakter yang menempel.”ungkapnya,

Felix juga mengaku dalam mengajar dirinya tidak membatasi gerak gerik anak, anak-anak bebas dimana saja untuk belajar, dan kebanyakan anak-anak itu sumringah, mungkin karena diijinkan untuk keluar kelas. Pilihan lokasi kerjanya pun jadi macam-macam; ada yang memilih di depan kelas, ada yang di musholla bahkan ada yang di halaman depan luar sekolah”ujarnya

Berawal dari tujuan awal Kelas Insprirasi yang menjadi keterlibatan para profesional dengan realita dunia pendidikan dasar di lingkungannya, serta Indonesia pada umumnya. Para profesional diajak untuk menceritakan mengenai profesinya. Harapannya, para siswa akan memiliki lebih banyak pilihan cita-cita serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar.

Bagi para profesional pengajar, Kelas Inspirasi dapat memberi pengalaman mengajar di depan kelas sebagai bentuk kontribusi nyata dan aktif terhadap perbaikan masa depan bangsa. Interaksi antara para profesional dengan siswa dan guru SD diharapkan dapat berkembang nantinya menjadi lebih banyak gagasan dan kegiatan yang melibatkan kontribusi kaum profesional, semoga di era mendatang tidak ada jembatan bagi anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang layak, dan bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here