Tradisi Silaturahmi Natal di Kampung Toleransi Ambarawa

Warga di kampung ini memberikan selamat Natal kepada warga yang merayakannya.

Ada yang masih terjaga toleransi antar umat beragama di sebuah kampung di Ambarawa, pasalnya warga bersama-sama melangsungkan silaturahmi dalam perayaan Natal 2017. Mereka berjajar di sepanjang jalan kampung saling berjabat tangan menerima ucapan Selamat Natal.

Silaturahmi Natal tersebut berlangsung di Losari RT 04/RW 04, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Warga mulai berdatangan sekitar pukul 11.00 WIB, menuju rumah Tommy yang dijadikan tempat berkumpul.

Ketua RT 04/RW 04 Losari, Sumarno mengatakan, silaturahmi ini telah menjadi kesepakatan warga dan berlangsung sejak tahun 2000-an.

“Kesepakatan warga masyarakat saat Lebaran dilangsungkan halal bihalal bersama pada hari pertama. Kemudian, saat Natal warga mengucapkan Natal bagi warga yang merayakannya,” kata Sumarno kepada detikcom di sela-sela silaturahmi Natal, Senin (25/12/2017).

Adapun dalam pelaksanaan, terlebih dahulu Ketua RT menyampaikan ucapan Selamat Natal bagi warga Kristiani. Kemudian, warga Kristiani berjajar di sepanjang jalan dan Umat Muslim menyampaikan ucapan Selamat Natal dengan berjabat tangan.

“Kegiatan ini bukan sarana ibadah sehingga tidak ada atribut ibadah. Warga hanya saling mengucapkan Selamat Natal,” ujar dia seraya menyebut dikenal sebagai Kampung Toleransi itu.

Perbedaan yang ada, kata dia, dikelola dengan baik dan saling menghormati perbedaan tersebut.

“Ini perwujudan tolerasi dan warga menyadari adanya perbedaan tersebut, tapi perbedaan dikelola dengan baik. Mereka saling menyadari akan perbedaan tersebut,” katanya.

Salah seorang warga, Antonius Suharjono (49), mengaku, sangat senang dan bangga atas ucapan yang disampaikan warga muslim.

“Kami sangat senang dan rindu akan seperti ini sebagai kebersamaan. Tidak hanya Natal, saat Idul Fitri pun demikian. Pada Natal ini, warga muslim yang menjadi panitia silaturahmi dan saat Lebaran, kami warga Nonmuslim yang menjadi panitia. Harapan kami bersyukur ada warga lain yang bisa mencontoh yang dilakukan di sini,” tutur Antonius.

Kurang lebih pukul 12.00 WIB, silaturahmi tersebut berakhir. Mereka kemudian bersama-sama menikmati makanan ringan dan snack yang telah dibawa dari rumah masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here