TKI GELAP TERTANGKAP DI NINGBO, CINA.

Bila di Indonesia diramaikan oleh banyaknya overstayer orang Tionghoa maka di Tiongkok pun banyak orang Indonesia yang overstayed dan bahkan dokumen yang mereka miliki hanyalah selembar foto kopi paspor yang sudah lecek.

Sejak kami berdomisili di kota Ningbo 4 tahun yang lalu, sudah beberapa kali kami menerima informasi baik dari kepolisian maupun KJRI Shanghai adanya TKI illegal yang tertangkap dan masuk di rumah tahanan sebelum di-deportasi ke Indonesia. Tertangkapnya kadang ditempat kerja atau sedang jalan-jalan di luar rumah majikan. Kota Ningbo tidaklah sebesar Shanghai ataupun Beijing tetapi Ningbo merupakan daerah industri, disana ada pabrik mobil, pabrik lampu, pabrik kain dan kota pendidikan internasional yang membutuhkan nanny atau pekerja rumah tangga (PRT) orang Indonesia. Pekerja Indonesia sangat mahal gajinya dibanding orang Tionghoa sendiri, tetapi pekerja Indonesia menguasai Bahasa Mandarin dan Inggris, ulet, telaten, pekerja keras, jujur dan muda beradaptasi.

Beberapa bulan yang lalu ada TKI illegal asal Blitar yang meninggal di kota Hangzhou (ibu kota propinsi Zhejiang), Hangzhou berjarak sekitar 142 km atau sekitar satu jam dengan kereta cepat dari kota Ningbo. Semua pengurusan dan prosesnya berjalan lancar atas kerja keras staff KJRI Shanghai dengan bantuan dari berbagai pihak.

Hubungan Indonesia dan Tionghoa telah masuk ketahun 65, sebuah usia yang cukup matang untuk sebuah persahabatan. Namun kematangan tersebut tidak berlaku terhadap arti sebuah perlindungan terhadap warga Indonesia yang ada di Tiongkok. Setiap warga asing yang masuk ke Tiongkok wajib mengetahui beberapa hal:

  1. Setiap orang asing yang masuk ke Tiongkok dan tidak memiliki akomodasi di hotel maka wajib melaporkan ke kantor polisi terdekat dalam waktu 72 jam sejak kedatangannya. Kalau tinggal di hotel maka yang mendaftarkan ke kantor polisi adalah pihak hotel.

  2. Setiap orang asing yang memegang jenis visa Z, X, atau J-1 wajib untuk mengajukan permohonan alih status visa dari visa kunjungan ke visa kerja melalui kantor exit-entry terdekat sesuai dengan tempat berdomisili.

  3. Orang asing dilarang untuk bekerja tanpa adanya ijin kerja dari pihak pemerintah Tiongkok.

  4. Setiap orang asing wajib membawa dokumentasi dirinya sendiri untuk pengecekan sewaktu-waktu.

  5. Untuk keperluan darurat silahkan menghubungi nomer telpon 110 untuk meminta bantuan polisi.

BENTUK PARTISIPASI APA YANG KITA BISA BERIKAN

Seperti yang sering saya sampaikan bahwa kesuksesan seorang TKI tidak bisa hanya dibebankan kepada satu oran saja, begitu juga terhadap TKI yang bermasalah. Kita semua berperan serta dan membiarkan masalah tersebut terjadi. Terus terang, bagaikan buah simalakama. Saya sebagai pemerhati pekerja migrant, tidak bisa berbuat banyak karena berdasarkan hukum di Cina, saya akan terkena sanksi harbouring bila terbukti memberikan bantuan kepada pekerja illegal. Yang mana keterlibatan saya membantu mereka akan berdampak kepada keselamatan kami sekeluarga di Cina dan bahkan terancam deportasi bila saya terbukti memberikan pelindungan terhadap TKI illegal.

PERLINDUNGAN BERAWAL DARI RUMAH SENDIRI. Bersama tulisan ini saya sangat mengharapka adanya partisipasi dari berbagai pihak untuk menghindari perdagangan manusia yang berakibat pada pekerja illegal diluar negeri.

  1. AGEN GELAP, berhentilah untuk mengeruk keuntungan untuk kepentingan pribadi dengan memberikan informasi yang salah. Di Cina tidak ada lowongan pekerjaaan bagi PRT. Mereka manusia seperti halnya anda juga yang punya perasaan, hati dan emosi. Mereka bukanlah komoditas yang layak untuk diperjual belikan. Bila tiba saatnya nanti anda diwajibkan membayar segala kerugian dari setiap anak manusia yang telah anda perdagangkan. Ingatlah, hukum alam akan berlaku tepat pada waktunya.

  2. KEPOLISIAN RI. Agar setiap mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian perlu mengetahui kegunaan dari surat keterangan tersebut dan bila pemohon akan bekerja ke Luar Negeri khususnya ke Tiongkok, bisa diberikan pesan untuk mematuhi peraturan kerja (hukum imigrasi) dinegara yang akan dituju.

  3. CALON TKI JANGAN MENGGUNAKAN VISA KUNJUNGAN BILA NIATNYA UNTUK BEKERJA. Lihat paspornya dan perhatikan jenis visa yang akan dipergunakan khususnya ke negara yang bukan penerima TKI. Pelajari lihat kotrak kerjanya, lihat asuransinya, pastikan memiliki nomer kontak KBRI/KJRI di negara tujuan dan lihat daftar organisasi masyarakat yang ada dinegara tujuan. Buatlah 3 lembar foto copy dari setiap dokumen yang dimiliki, satu ditinggal untuk keluarga di Indonesia dan satunya lagi disimpan ditas yang berbeda dari tas yang dipakai sehari-hari dan satunya lagi simpan di koper yang mudah aksesnya.

  4. DOKUMEN ADALAH HAK KITA JANGAN DIBERIKAN KEPADA MAJIKAN, AGEN ATAU ORANG YANG TIDAK DIKENAL. Pastikan identitas yang dimiliki sesuai dengan dokumen yang ada sejak lahir. Jangan sampai identitas tertukar sehingga menggunakan identitas yang salah yang mana akan menyulitkan klarifikasi kebenaran identitas ketika terjadi masalah.

  5. KELUARGA TKI yang memiliki saudara, anak, menantu, istri atau orang tua yang bekerja di Luar Negeri perlu diketahui apakah mereka resmi bekerja di Luar Negeri? JANGAN HANYA MENGHARAPKAN UANG tetapi perhatikan juga kesehatan, kesejahteraan dan sosial mereka. BANTU MEREKA untuk mempersiapkan diri kembali ke Indonesia, JANGAN KONSUMTIF, pergunakan seproduktive mungkin dari setiap uang yang diterima.

  6. KEPALA DAERAH, RT & RW, jangan mengeluarkan surat ijin kepada warganya yang akan bekerja ke negara yang tidak termasuk didalam daftar sebagai negara penerima TKI, itupun harus dilengkapi dengan kontrak kerja, bukti asuransi selama bekerja di Luar Negeri. Berikan arahan dan bekal yang cukup karena keberadaan mereka di LN akan membawa nama baik daerah asalnya.

  7. ANGGOTA MASYARAKAT DI INDONESIA DI LUAR NEGERI, dengan tingkat teknologi yang modern dan serba cepat, mohon diinformasikan kepada calon TKI yang akan keluar negeri akan peraturan imigrasi dan proses bekerja ke LN.

Yang terakhir namun tidak kalah pentingnya, Indonesia adalah negara kaya raya, saya dan beberapa orang yang peduli terhadap pekerja migran Indonesia sedang mempersiapkan program persiapan pulang kampung yang dimulai dari negara penempatan. Program ini adalah program kita bersama, program dimana setiap insan akan dihargai kontribusinya untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia. Indonesia memanggil calon investor pekerja migran Indonesia, Indonesia membutuhkan pribadi yang pantang menyerah, pribadi yang tangguh, pribadi yang memiliki pengalaman diluar negeri, pribadi yang siap bergandengan tangan untuk menyambut bangkitnya Nusantara jaya.

Salam berdaya dibuat di kota Ningbo, 28 September 2017,

Ditulis oleh Indah Morgan,

Pemerhati sosial pekerja migrant Indonesia dan penulis buku kita bisa berdaya.

Bisa dihubungi via email: indahmorgan@yahoo.couk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here