Tim UGM Raih Juara dalam Kontes Robot Internasional di Amerika Serikat

Tim Robot UGM berhasil meraih prestasi gemilang dalam kontes robot internasional di Amerika Serikat. Kegiatan kontes robot internasional dilaksanakan di Oosting Gymanasium, Trinity College Ferris Athletic Center, Hartforf Connecticut, Amerika Serikat,  6-8 April 2018. Kontes ini diadakan dalam rangka “The 25th year of the Trinity College International Fire Fighting Home Robot Contest”.

Dilansir dalam laman UGM, Tim UGM diwakili empat mahasiswa dari tiga fakultas. Mereka adalah Dani Setyawan dan Adien Gumilang dari Fakultas Teknik, Habib Astari Adi dari Fakultas MIPA, dan Atin Yudi Wibowo dari Sekolah Vokasi.

Dekan Sekolah Vokasi UGM selaku ketua kontingen mengaku sempat tidak menyangka tim robot dari Indonesia berhasil meraih juara. Pasalnya, robot berkaki yang diberi nama Al Fatih sempat mengalami masalah.

“Petugas imigrasi US di Abu Dhabi bersikeras melarang koper berisi robot masuk kabin. Meski ditempel stiker “Fragile” tetap tidak bisa memastikan koper kita terlempar, tertumpuk dan terbentur,” ujarnya melalui sambungan telepon dengan Humas UGM.

Alhasil, setelah dari bandara, salah satu bagian robot ada yang patah. Meski sempat ragu dan kecewa, akhirnya tim berupaya memperbaiki kerusakan. Bagian yang patah segera disambung dengan lem dan dikeringkan dengan hair dryer.

Tantangan tim robot UGM tidak hanya berhenti sampai di situ. Panitia mengharuskan agar semua robot yang mengikuti perlombaan diharuskan mengikuti tiga kali uji gelombang suara secara acak dengan kondisi robot masih dinyalakan.

“Terpaksa bongkar pasang sensor suara, kita hanya membawa empat buah sensor dari dua robot. Idealnya enam sensor untuk dua robot. Para mahasiswa melakukan riset, eksperimen dan bongkar pasang, hingga asap solder mengepul, hampir menabrak batas waktu yang ditentukan panitia,” kenang Wikan.

Tim dari UGM, kata Wikan, sempat melobi panitia agar memberikan kelonggaran waktu untuk dua robot yang dipastikan betul-betul siap mengikuti uji tersebut. Setelah dirasa sudah siap mengikuti tes, kedua robot dinyatakan lolos uji.

“Keberhasilan mahasiswa meraih juara kontes robot kali ini patut diapresiasi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here