Tim Mahasiswa ITB Ukir Prestasi Juarai Shell Eco Marathon Asia 2017

Tim mahasiswa ITB berhasil mengukir prestasi dengan menjuarai ajang tahunan adu mobil hemat bahan bakar, Shell Eco Marathon Asia 2017. Tahun ini Kompetisi SEM Asia digelar di Changi Exhibition Center, Singapura akhir Maret lalu. Mereka membawa pulang juara di bawah bimbingan Dr. Sangriyadi Setio.

Dari informasi laman ITB, Tim yang beranggotakan Rudy Ong, Adefrid Dwithama, dan Stefanus Adrian (Teknik Mesin 2013), Claudia Angela (Teknik Material 2014), Jery Octavianus (Sistem Teknologi Informasi 2015), Nu’man Amri Maliki dan Alif Mabrur (Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara 2016), serta Michell Tjhoi (Fakultas Teknik Industri 2016)

Pada kategori Urban Concept Internal Combustion Engine sendiri, Tim Cikal Ethanol ITB berhasil menempati posisi ke-5 dari total 19 tim dengan capaian angka tertinggi yakni 197,9 km/liter. Tim Cikal Ethanol ITB patut berbangga karena berhasil mengungguli tim bergengsi dari beberapa negara seperti Malaysia, Filipina, India, Vietnam, Mesir, Selandia Baru, dan tim pesaing dari Indonesia sendiri.

Pada hari H pertandingan, seluruh tim diperbolehkan melakukan percobaan sebanyak lima kali dalam tiga hari pertandingan. Pada percobaan pertama, Tim Cikal Ethanol ITB berhasil menyentuh angka 197,9 km/liter. Pada percobaan kedua, angka tersebut menurun menjadi 153,6 km/liter dan percobaan ketiga menjadi 156,2 km/liter. Kendati demikian, tim elektrikal dari Cikal ITB dengan sigap mengganti kabel tersebut dan menyelesaikan permasalahan dengan baik.

Selain itu, adanya peraturan-peraturan baru juga menjadi permasalahan bagi Tim Cikal Ethanol ITB. Dengan menggunakan desain mobil pengembangan dari tahun-tahun sebelumnya, syarat-syarat baru tersebut tak mudah dipenuhi. Namun berkat kerjasama yang baik, mereka berhasil keluar sebagai top five dalam perhelatan prestisius ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here