Tiga Tim Paduan Suara Asal Indonesia Berhasil Menyabet Gelar Juara di Ajang Paduan Suara di Spanyol

Tim paduan suara dari Indonesia kembali menancapkan kukunya di kancah internasional. Kali ini, Canta al Mar Festival Coral Internacional yang menjadi tempat mereka meraih prestasi yang membanggakan, Festival internasional paduan suara di Spanyol ini diikuti ratusan bangsa dan berlangsung dari 19-23 Oktober 2016 lalu.

Mengutip dari laman Interkultur, Sabtu (05/11/2016), tim Paduan Suara Universitas Diponegoro berhasil memboyong beberapa penghargaan.Tim tersebut menang di kategori Mixed Choirds Difficulty Level I dengan konduktor Jefry Franklin Bode serta Sacred Choir Music a Cappella dengan konduktor yang sama.

Dari beberapa lagu yang ditampilkan, lagu aktor Poros & Soleram da-ri Dayak dan Riau membawa tim tersebut berhasil merebut gelar juara.

Sementara itu, tim Paduan Suara the London School of Public Relations juga berhasil menyabet beberapa gelar juara. Tim yang satu ini memenangkan juara di kategori Folklore dengan konduktor Giovanni Tomasowa serta kategori Pop dengan konduktor yang sama.

Seperti nggak ingin kalah, tim Paduan Suara Iyakoko Patea dari Papua pula menyabet beberapa gelar. Kelompok paduan suara di bawah pimpinan Choky Maradong Simanjutak ini memperoleh Gold Diploma Level III & Runner Up utk kategori Mixed Chamber Choir serta Silver Diploma Level X utk kategori Folklore.

Paduan suara dari kota Timika itu membawakan sejumlah lagu, yakni Stetit Angelus, Bogorditse Devo, O Beatum et Sacrosantum Diem, Sagastipean, Pujilah Tuhan, Tapare, Wor, & Weane. Canta al Mar Festival Coral Internacional sendiri ialah kegiatan utama dari kalender Interkultur.

Sejak 2012, paduan suara dari seluruh dunia mengikuti Canta al Mar Festival Coral Internacional di Callela, Spanyol utk merayakan festival paduan suara Internasional ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here