Tak Hanya Rendang dan Nasi Goreng, Ternyata Sop Buntut juga Tenar di Mancanegara

Bukan rahasia lagi jika Indonesia memiliki ragam kuliner yang memiliki rasa lezat dan dicintai banyak orang, tidak terkecuali oleh masyarakat mancanegara. Sudah banyak kuliner Indonesia yang terkenal hingga ke mancangeara, seperti rendang, gado-gado dan nasi goreng. Namun, tidak hanya itu, lho, ada lagi kuliner Indonesia yang disukai masyarakat mancanegara, yakni sop buntut.

Ya, makanan khas dari pulau Jawa yang menggunakan potongan buntut atau ekor sapi ini ternyata terkenal, lho, salah satunya di Spanyol. Hal tersebut diungkapkan pada suatu waktu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Spanyol di Madrid yang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indoneisa menyelenggarakan Pekan Gastronomi Indonesia. Pada acara itu, disajikan beragam jenis kuliner khas nusantara yang salah satunya adalah sop buntut yang diminati oleh masyarakat Spanyol.

Tidak hanya itu, sop buntut juga menjadi favorit di Selandia Baru. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Selandia Baru menggelar acara dengan tema Indonesia Cullinary Week (ICW) yang memperkenalkan beragam kuliner nusantara di Ibukota Wellington. Sop buntut menjadi incaran para warga Selandia Baru yang menghadiri acara tersebut, disusul dengan ragam kuliner lainnya seperti mie ayam, sate ayam hingga es teler.

Sop buntut merupakan makanan yang terdiri dari buntut atau ekor sapi yang dibakar atau digoreng terlebih dahulu sebagai bagian utamanya dengan bahan lainnya seperti wotel, tomat, kentang dan daun bawang. Bumbu-bumbu yang digunakan untuk membuat sop buntut yakni bawang merah, bawang putih, pala halus, sledri cincang, lada halus dan garam halus.

Sementara itu, ada beberapa penjelasan mengenai daerah asal sop buntut yang mana dari versi penjelasan tersebut, ternyata sop buntut bukan hanya dari Indonesia. Versi yang pertama yakni sop buntut awalnya adalah Oxtail Soup yang ditemukan di kota London, Inggris pada abad ke 17. Oxtail Soup adalah makanan yang menggunakan buntut dari binatang. Versi yang ke dua yakni sop buntut dari dataran Tiongkok yang mana sop buntut asal Tiongkok tersebut disebut-sebut sebagai perpaduan antara sup dan semur yang isinya mirip dengan sop buntut dari Indonesia.

Kkori Gomtang – sop buntut versi Korea | Foto : Life & Thyme

Versi yang ke tiga yakni sop buntut Korea yang mana disebut dengan kkori-gomtangyang terbuat dari tulang sapi dan buntut sapi digunakan sebagai bahan untuk campuran kuahnya. Nah, sementara, versi yang ke empat yakni sop buntut yang ada di Indonesia yang mana pada tahun 1970, sop buntut sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia.

Jadi, meskipun ada kemiripan antara sop buntut khas Indonesia dengan sop dari negara lain, namun kuliner khas Indonesia ini tetap memiliki ciri khas yang berbeda dan tidak dapat disamakan oleh negara lain. patut bangga jika makanan yang mudah dijumpai di sepanjang jalan protokol ini menjadi incaran masyarakat mancanegara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here