Sosok Diplomat Muda yang Bacakan Sikap Tegas RI di PBB, Nara Rakhmatia

Nara Masista Rakhmatia

Sosok Nara Masista Rakhmatia kini jadi obrolan banyak orang diberbagai media, khususnya di media sosial. Diplomat muda ini mendapat perhatian karena berbicara tegas soal kedaulatan Indonesia di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Nara Masista Rakhmatia (33) memang hanya bertugas membacakan pernyataan tegas pemerintah Indonesia di Sidang Umum Perserikatan Bangsa Bangsa. Dia membacakan protes keras Indonesia atas tudingan pelanggaran HAM oleh enam negara di Kepulauan Pasifik yakni; Kepulauan Solomon, Vanuatu, Nauru, Kepulauan Marshall, Tuvalu dan Tonga.

Namun sikap Nara saat membacakan pernyataan Indonesia itu menuai pujian. Guru Besar Hukum Internasional dari niversitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana adalah salah satu yang memuji perempuan yang saat ini menjabat Sekretaris Dua Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di PBB.

Seperti apa profil Nara Masista?

Nara Masista Rakhmatia sejak April 2016 lalu menjabat sebagai Sekretaris Dua Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di PBB. Sebelumnya selama Januari 2014 sampai Maret 2016 dia menjabat Sekretaris Tiga PTRI. Diplomat berusia 33 tahun itu adalah lulusan Sekolah Departemen Luar Negeri angkatan 33 tahun.

Melihat latar belakangnya Nara menyelesaikan pendidikan S1 di FISIP UI jurusan Hubungan Internasional dan lulus tahun 2002. Sebelum terdaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Luar Negeri, berturut-turut sempat menjadi asisten dosen di FISIP UI dan peneliti di CERIC (Center for Research on Inter-group Relations and Conflict Resolution) dan juga Center for East Asia Cooperation Studies.

Lulusan SMA 70 Jakarta itu juga aktif menulis sejumlah jurnal terkait kebijakan luar negeri. Penempatan pertamanya di Kemlu adalah di Direktorat Kerjasama Antar Kawasan pada Direktorat Jenderal Urusan Asia Pasifik dan Afrika.

Nara Masista Rakhmatia telah berhasil menunjukkan bahwa diplomat muda Indonesia mampu tampil dengan prima di kancah internasional. Sudah selayaknya para diplomat muda di Kementerian Luar Negeri diberikan kepercayaan untuk mewakili Indonesia di forum dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here