SMAN 6 Malang Raih Prestasi Internasional AISEF

Kontingen siswa-siswi SMAN 6 Malang yang terdiri dari dua tim berhasil unjuk gigi meraih prestasi dalam even kompetisi internasional. Siswa-siswi tersebut berhasil menyabet medali emas dan medali perunggu dalam ASEAN Innovative Science and Entrepreneur Fair (AISEF).

AISEF merupakan even yang diadakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) yang bekerja sama dengan MGMP Biologi Surabaya, Jawa Timur berupa kompetisi tentang sains dan kewirausahaan tingkat ASEAN. AISEF 2020 diikuti 160 tim dari negara-negara ASEAN meliputi Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam dan Filipina. Kegiatan dilaksanakan di BG Junction, Surabaya pada tanggal 14-16 Februari 2020.
Medali emas diraih Mumtaz Zain, Muhammad Jiharuddin, Achmad Fauzi, Armadito Ababiluna, Vela Putri, dan Zalva Hani. Mereka juara dalam kategori Innovation Science dengan Judul karya “Green House Solar From Clorophyll of Barringtonia”. Inovasi ini merupakan sebuah panel surya yang dicampurkan dengan clorofil barrintonia dan dipasangkan di atap green house.
“Memaksimalkan energi terbarukan, yakni bertujuan untuk ikut serta dalam penghematan energi dan pengurangan efek rumah kaca,” kata Ketua Tim Kategori Sains, Mumtaz dikutip dari Malangpost.

Sedangkan medali perunggu diraih siswa berkategori entrepreneur denga Judul karya “Ringbar (Pemanfaatan Barringtonia Asiatica sebagai Makanan Darurat Diarea Evakuasi)”. Tim ini terdiri Emiliya Fadila, David Khusadani, Dewi Aprilia Lintang, Roisatu Khurin Ain dan Niken Ayu Inazah.
“Pembuatan makanan darurat harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi dan energi harian. Di tengah kondisi bencana, diperlukan makanan darurat yang siap saji dan dapat memenuhi kebutuhan energi harian. Produk hendaknya memiliki kandungan 2.150 kkal per hari, setara dengan kebutuhan kalori orang dewasa,” ucap David kepada Malang Post.

Dalam kompetisi internasional tersebut, siswa-siswi kategori Entrepreneur dibimbing Ucik Agusti Wulanningsih M.Pd. Untuk bidang sains dibimbing Nining Witarsih S.Pd. Sedangkan pembimbing presentasi Bahasa Inggris di bimbing Rhuntun Rahayu , S.Pd.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 6 Hari Wahjono mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas raihan prestasi anak didiknya di tingkat internasional. Prestasi ini sebagai jembatan bagi siswa untuk mendulang kesuksesan di kelak nanti.
“Saya akan mendorong terus bagi siswa-siswi maupun guru yang ingin menoreh prestasi maupun kreativitasnya. Kompetisi internasional ini membuktikan bahwa siswa-siswi tidak hanya mampu bersaing, namun juga mampu bersanding dengan siswa lain di dalam dan di luar negeri,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here