Sma Pontianak Raih Penghargaan Internasional dalam Kompetisi Genius Olympiad di Oswego, New York

PENGHARGAAN: Siswa SMA Gembala Baik Pontianak meraih penghargaan internasional di Amerika Serikat dan Belanda.

Kelompok Ilmiah Remaja SMA Gembala Baik (KIR SMA GB) meraih penghargaan khusus / Honorable Mention pada final Genius International High School Project Olympiad on Environmental (Genius Olympiad) di Oswego, New York, USA, pada 12-17 Juni.

Tim Siswa SMA GB diketuai Yessica Chelsea Horax, putri Jonni Horax dan Agustina; serta anggota Della Angelina, putri  Liu Seng Ju dan Ng Suan Cu. Dua siswi kelas XI MIPA Plus ini merasa lega setelah diumumkan meraih penghargaan tersebut pada malam pengumuman pemenang, 16 Juni, waktu Amerika.

Dari Oswego University, Winny Kurniawan SSi MSi, pembimbing (supervisor) KIR menceritakan, final Genius Olympiad 2017 diikuti 700-an project siswa sekolah menengah dari 73 negara. Genius Olympiad  terbagi dalam enam bidang projek berorientasi lingkungan, yaitu robotic, science, art, bussiness, creative writing, dan short movie.

Yessica menjelaskan, tim mereka mengikuti bidang sains dengan tema sumberdaya dan energi ramah lingkungan. “Tim kami mendapatkan dua penilaian excellent, dua penilaian very good, dan satu penilaian good oleh lima juri,” katanya.

Di wawancarai Pontianak post di SMA GB setelah kegiatan pembagian rapor, Lusianna Br Tarigan SPd menyampaikan, banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan memungkinkan prestasi ini dicapai terutama kepada orangtua siswa.

“Terima kasih khusus kami sampaikan kepada keluarga besar dr Jonni Horax yang telah mendukung kegiatan ini bahkan turut mendampingi delegasi SMA GB berlomba di Amerika,” ujarnya.

Prestasi di ajang Genius Olympiad melengkapi raihan Medali Perunggu yang dicapai minggu sebelumnya oleh Meylia (XII MIPA) dan Lea Vini Shandora (XI MIPA Plus) pada ajang International Environment & Sustainability Project Olympiad (INESPO) 2017 di Utrecht-Belanda.

“Minggu lalu kami menerima email dari penyelenggara INESPO di Belanda bahwa tim Meylia dan Lea mendapatkan medali perunggu. Pengiriman karya tulis telah dilakukan hampir satu setengah bulan lalu, tapi baru diumumkan minggu lalu. Terima kasih para pembimbing, dewan guru dan staf, serta orangtua siswa. Terima kasih atas doa masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, sehingga prestasi-prestasi ini bisa dicapai,” pungkas kepala sekolah yang akrab disapa Suster Fransiska SFD tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here