Semarak Indonesia Day di University of Nottingham Ningbo China (UNNC) Negeri Tirai Bambu

Promosi Indonesia tidak terbatas hanya di dalam negeri saja, hal tersebut pernah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, promosi Indonesia dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri; baik itu oleh mahasiswa/i yang sedang menuntut ilmu, masyarakat Indonesia yang sedang bekerja, pelaku kawin campur, para diplomat, pertukaran staff ahli dari perusahaan beserta orang asing yang mencintai kebudayaan Indonesia. Itulah gambaran dari kesuksesan pelaksanaan acara Indonesia Day pada hari Sabtu, tanggal 8 April 2017 di Ningbo, Tiongkok.

University of Nottingham Ningbo China (UNNC) menyelenggarakan acara Indonesia Day yang diselenggarakan secara gabungan oleh tiga departemen di UNNC, yakni Global Engagement Office, Faculty of Humanities and Social Sciences dan Students Affairs Office. Selain itu, acara tersebut tak luput dari dukungan dan peran serta dari PERMIT Ningbo (Indonesian Students Association), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Shanghai.

Sambutan dari Associate Provost for Planning, Professor Stephen Morgan, yang fasih berbahasa Mandarin menjadi pembuka acara Indonesia Day. Dalam pidato singkatnya, Beliau menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok telah terjalin cukup lama sekali. Sebagai contoh pada bulan Maret 2017, UNNC telah melakukan kunjungan ke beberapa institusi pendidikan di Indonesia serta melakukan penandatangan perjanjian kerja sama dengan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta dan Universitas Diponegoro di Semarang. Kegiatan interaktif yang melibatkan masyarakat lokal, masyarakat Indonesia dan pelaku Internasional perlu terus dilakukan untuk semakin mempererat hubungan baik antara Tiongkok dan Indonesia. Hal serupa juga diutarakan oleh Dr Jennifer Weinman, Direktur Eksekutif dari Global Student Experience.

Kemudian, Bapak Bravi Andriono Arief Adilaksono, Konsul Pensosbud KJRI Shanghai menyampaikan bahwa Indonesia memiliki banyak  persamaan dengan Tiongkok antara lain sifat kemajemukan dalam bentuk kesenian, kebudayaan dan beragam bahasa lokal yang dimiliki. Beliau juga menambahkan bahwa hingga saat ini, pelajar Indonesia yang belajar di Tiongkok kurang lebih berjumlah 11,000, yang kebanyakan berdomisili di wilayah Tiongkok bagian Timur Laut dan wilayah region Timur.

Pada siang hari itu, kegiatan Indonesia Day dipandu dalam Bahasa Inggris oleh Sannia Mareta dan Raynaldo Aprillio yang mana keduanya adalah mahasiswa/I berasal dari Indonesia; serta satu MC dari mahasiswa lokal berbahasa Mandarin yang bernama Fu Yuanzhe. Bertempatkan di Siyuan Auditorium, acara tersebut dimeriahkan oleh beragam pertunjukkan khas Indonesia, dimulai dari peragaaan fashion show yang menampilkan pakaian tradisional dari wilayah Bali, Madura, Kalimantan, Riau dan Minangkabau (Sumatera Barat); yang diikuti oleh penampilan tari Enggang kontemporer (Dayak) yang berasal dari Kalimantan.

Tak kalah menariknya, acara Indonesia Day diwarnai dengan penampilan akustik band yang membawakan lagu “Berita Kepada Kawan” dari penyanyi kondang Indonesia Ebiet G. Ade dan “Nothing’s Gonna Change My Love for You” dari Westlife. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pertunjukkan alat musik angklung dengan memainkan dua buah lagu berjudul “Over the Rainbow” dan “Manuk Dadali” dari Jawa Barat. 

Kami semua sangat bangga dan antusias dalam mempersiapkan acara Indonesia Day ini. Senang rasanya dapat kembali memenuhi panggilan hati untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia lewat tarian dan musik yang saya ajarkan kepada teman-teman dalam tim. Penting bagi generasi muda untuk tetap melestarikan kebudayaan Indonesia,” jelas Sannia Mareta, mahasiswi S3 jurusan Teknik di UNNC.

Sementara itu Ibu Indah Morgan, Gerakan Kebaikan Indonesia (GKI) Overseas Liaison Officer/ Coordinator juga menambahkan, “Kami perantau Indonesia bisa menjadi duta Indonesia dimanapun kami berada dan kami akan terus berpartisipasi dan berperan serta didalam mempromosikan Indonesia secara global baik itu dalam rupa prestasi, karya seni, kebudayaan, keindahan alam negeri maupun kegiatan sosial. Yang mana hal ini sesuai dengan tujuan GKI untuk menyebarkan kebaikan Indonesia kepada masyarakat disekitar”

Antusiasme para penonton dapat terlihat dengan partisipasi aktif mereka sepanjang acara Indonesia Day, termasuk dengan mengikuti kegiatan lomba makan kerupuk yang cukup menarik perhatian, khususnya anak-anak. Menariknya, kemeriahan Indonesia Day berlangsung hingga akhir acara. Para penonton dari orang tua hingga anak-anak turut berpartisipasi dalam tarian permainan khas Melayu (Sumatera) menggunakan bambu serta mencicipi makanan khas Indonesia; yang menjadi pentutup acara Indonesia Day.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here