Selamat! Indonesia Menjadi Salah Satu Negara Penghasil Padi Terbesar di Dunia

Padi (Oryza sativa) adalah tanaman monokotil tahunan, tergolong keluarga Poaceae (Gramineae). Komoditi ini ditaman untuk dikumpulkan bijinya (beras) sebagai makanan pokok.

Dalam kebanyakan kasus, padi adalah tanaman tahunan. Namun, dalam kasus yang sangat jarang, tanaman padi tumbuh sebagai tanaman menahun dan dapat bertahan 10 tahun atau lebih.

Siklus biologis padi tahunan (mulai dari hari pembibitan hingga panen) berkisar dari 95 hari (varietas sangat awal) hingga hampir 250 hari (varietas sangat terlambat). Varietas sedang yang menuju kematangan dapat dipanen 120-150 hari setelah tanam.

Sebagai infromasi, biji padi sering disebut juga sebagai bulir atau gabah.

Sehelai daun padi ketika mulai matang, biasanya mengandung 50-60 hingga lebih dari 120 bulir padi untuk setiap tanaman padi. Struktur bulir padi memiliki tiga lapisan; cangkang, mantel kulit dan endosperma, yang berisi embrio.

Padi dalam bentuk gabah kering

Bulir atau gabah padi ini yang akan menjadi bahasan komoditi kali ini. Jadi bukan dalam bentuk beras yang sudah siap dimasak atau dikonsumsi.

Negara Penghasil Padi Terbesar di Dunia

Padi merupakan satu komoditi yang tumbuh subur di kawasan Asia, terutama Asia Tenggara, Asia Selatan dan Asia Timur.

Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, Cina, India dan Indonesia membutuhkan stok padi lebih banyak dibandingkan negara lain. Maka tak jarang negara–negara tersebut harus melakukan impor guna memenuhi kebutuhan domestiknya.

Sampai saat ini Cina dan India masih menempati peringkat atas sebagai negara penghasil padi terbesar di dunia, produksinya selalu diatas 100 juta ton/tahun.

Area pertanian yang luas serta tanah yang subur menjadi faktor yang membuat produksinya selalu tinggi. Posisi selanjutnya diisi oleh Indonesia, Bangladesh dan beberapa negara ASEAN seperti Vietnam, Thailand, Myanmar, Filipina dan Kamboja.

Negara Penghasil Padi Terbesar di Dunia

Padi merupakan satu komoditi yang tumbuh subur di kawasan Asia, terutama Asia Tenggara, Asia Selatan dan Asia Timur.

Sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia, Cina, India dan Indonesia membutuhkan stok padi lebih banyak dibandingkan negara lain. Maka tak jarang negara–negara tersebut harus melakukan impor guna memenuhi kebutuhan domestiknya.

Sampai saat ini Cina dan India masih menempati peringkat atas sebagai negara penghasil padi terbesar di dunia, produksinya selalu diatas 100 juta ton/tahun.

Area pertanian yang luas serta tanah yang subur menjadi faktor yang membuat produksinya selalu tinggi. Posisi selanjutnya diisi oleh Indonesia, Bangladesh dan beberapa negara ASEAN seperti Vietnam, Thailand, Myanmar, Filipina dan Kamboja.

Negara dengan populasi penduduk sebanyak 1,4 miliar jiwa ini berhasil memproduksi sebesar 214.078.796 ton padi atau sekitar 146.730.000 ton beras. Menjadikannya sebagai negara penghasil padi terbesar di dunia.

2. India

Negara penghasil padi kedua ditempati oleh India, Negara dengan mayoritas penduduk Hindu ini memproduksi padi sebesar 172.580.000 ton, naik 408.000 ton dibanding tahun sebelumnya.

3. Indonesia

Indonesia adalah produsen padi tebesar ketiga di dunia juga merupakan salah satu konsumen beras terbesar di dunia. total produksi pada 2018 mencapai 83.037.000 ton, naik sebanyak 1.888.406 dibandingkan produksi tahun sebelumnya.

4. Bangladesh

Negara yang beribukota Dhakka ini memproduksi sekitar 56.417.319 ton padi, menurut berbagai sumber meskipun memiliki populasi dibawah Indonesia (164 juta jiwa), namun tingkat konsumsi negara ini ternayata lebih tinggi dari Indonesia, sehingga Impor beras menjadi program rutin pemerintah Bangladesh dalam menjaga ketahanan pangan.

5. Vietnam

Vienam menempati urutan kelima sebagai negara penghasil padi terbesar di dunia, pada 2018 produksinya mencapai 44.046.250 ton. Dengan populasi penduduk yang masih dibawah 100 juta membuat tingkat konsumsi beras di Vietnam lebih rendah dari tingkat produksinya, sehingga lebih leluasa dalam melakukan kebijakan ekspor.

Produksi Padi Indonesia

Sejak dulu Indonesia sudah terkenal sebagai negara penghasil paditu terkemuka, bersama Vietnam dan Thailand Indonesia disebut sebagai “Lumbung Padi” karena selalu mencatatkan total produksi yang tinggi.

Berdasarkan data Food and Agriculture Organization (FAO) 2018 yang dirilis awal tahun 2019, Indonesia memproduksi sebesar 83.037.000 ton padi, angka tersebut naik sebanyak 1.888.406 dari periode sebelumnya. Kendati total produksinya tinggi, namun pemerintah masih melakukan impor dengan alasan untuk menjaga ketersediaan stok beras

Daerah penghasil padi terbesar di Indonesia berada di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Keempat wilayah tersebut memilki luas panen lebih dari 1 juta hektar dengan masing – masing produksi lebih dari 5 juta ton beras.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here