Sederet Anak Muda Indonesia dalam Daftar “30 Under 30 Asia” Majalah Forbes

Majalah Forbes merilis daftar anak muda yang masuk dalam daftar 30 under 30 Asia 2021. Penghargaan ini menampilkan 300 wirausaha muda, pemimpin dan pelopor di Asia berusia kurang dari 30 tahun.

Forbes menilai, anak muda yang masuk daftar itu berhasil mengembangkan bisnis mereka dan beradaptasi dengan perubahan yang diakibatkan oleh pandemi. Bahkan, beberapa dari mereka memulai usaha di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

Daftar tersebut terbagi ke dalam beberapa kategori antara lain The Arts, Entertainment & Sports, Finance & Capital Venture, Media, Marketing & Advertising, Retail & eCommerce, Enterprise Technology, Industry, Manufacturing & Energy, Healthcare & Science, Social Impact, serta Consumer Technology.

“Forbes 30 Under 30 Asia Class of 2021 menampilkan para millennial cerdas dan inovatif serta para pemimpin Gen Z yang gigih dan berkembang meskipun ada ketidakpastian global, dengan 30 penerima penghargaan dipilih untuk masing-masing dari 10 kategori,” tulis Forbes, Jumat (23/4).

Setidaknya ada tiga cara bagaimana seseorang bisa masuk nominasi Forbes 30 Under 30. Pertama dengan mendaftar sendiri. Kedua, direkomendasikan oleh alumni yang pernah masuk daftar Forbes 30 Under 30, dan ketiga Forbes menemukan nominasi sendiri.

Setelah terdaftar sebagai nominasi, data akan diproses reporter Forbes. Mereka akan mereview aplikasi mereka yang mendaftar sendiri maupun orang yang direkomendasikan oleh alumni komunitas Under 30.

Kalau para reporter menyukai nominasinya, maka mereka akan menghubungi orang tersebut. Setelah itu, daftar kembali diseleksi dan diberikan kepada juri yang disebut A-list.

Proses pemilihan

Penghargaan Forbes 30 under 30 sendiri merupakan daftar anak muda berusia di bawah 30 tahun baik dari kalangan pengusaha, pemimpin, maupun pekerja seni yang berhasil membuat sebuah terobosoan.

Proses pemilihanya cukup ketat dengan juri yang berasal dari kalangan pengusaha hingga pemimpin bisnis. Seperti diketahui juri untuk tahun ini di antaranya CEO Rakuten Mickey Mikitani, CEO HCL Corporation, Roshni Nadar Malhotra, CEO Sinovation Ventures, Kaifu Lee, dan masih banyak lagi.

Untuk daftar ini, terdapat 2.500 nominasi yang diajukan secara online. Nama-nama yang diajukan kemudian diseleksi oleh tim cek fakta dan riset Forbes, dengan hasilnya muncul 500 nama yang masuk dalam semifinal.

Selanjutnya, akan dilakukan penilaian oleh para juri yang terpilih dari kalangan industri tersebut. Setelah itu, terpilih 300 nama yang saat ini sudah dirilis dalam Forbes 30 Under 30 Asia List.

Sejumlah kriteria menjadi pertimbangan juri, seperti nilai kepemimpinan, dampak, potens suksi, hingga perwujudan jiwa usaha yang sesuai dengan nilai-nilai Forbes.

Tak hanya itu, terdapat faktor lain seperti inovasi, disrupsi, bahkan ukuran dan pertumbuhan usaha di beberapa kategori.

Secara keseluruhan, nama-nama tersebut berasal dari 22 negara dan kawasan yang ada di Asia, sekaligus mewakili keberagaman dari ekosistem usaha di setiap wilayah.

Orang Indonesia masuk daftar

Dari daftar yang ditampilkan, sejumlah anak muda Indonesia berusia di bawah 30 tahun dianggap mampu memberikan terobosan turut masuk dalam daftar Forbes.

Para anak anak muda asal Indonesia berada di hampir tiap kategori tersebut. Tak mudah untuk mencapai pencapaian ini, anak muda Indonesia harus disandingkan dengan artis beken lain di Asia seperti penyanyi asal Korea Selatan IU dan petenis meja tunggal putri peringkat 1 dunia, Chen Meng dari China.

Artis dan juga penyanyi yang masuk daftar Forbes 30 under 30 Asia, Maudy Ayunda tak menyangka ketika dirinya masuk ke dalam jajaran Forbes Under 30 di tahun ini. Sebuah prestasi tentu saja karena tak sembarang orang bisa masuk ke dalam kategori yang dibuat oleh Forbes tersebut.

Karenanya, Maudy begitu terkejut atas penghargaan yang dicapainya ini. “Whaaaaaat ?!?! So grateful to have been selected into this year’s Forbes 30 under 30 Asia!” kata Maudy Ayunda di laman Instagramnya, @maudyayunda, baru-baru ini.

Menurut Forbes, Maudy Ayunda merupakan sosok yang sejak kecil sudah meniti karier sebagai artis, lalu menjajal dunia tarik suara di kala remaja, dan namanya semakin populer di Indonesia dengan banyak karyanya.

“Setelah menemukan ketenaran sebagai aktris cilik, Maudy Ayunda mulai bernyanyi saat remaja, menjadi nama besar di Indonesia. Dengan tiga album musik di bawah dirinya, Ayunda dinobatkan sebagai “Female Singer of the Year” di Indonesia dan dipilih oleh Disney untuk menyanyikan soundtrack versi Indonesia dari film “Moana”,” demikian Forbes.

Sama halnya dengan sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Zohri, saat mengetahui akan kabar tersebut. Ia mengucap syukur atas apresiasi yang diberikan oleh majalah internasional yang berbasis di Amerika Serikat tersebut.

“Pertama saya tidak tahu apa itu majalah Forbes. Tapi saya bersyukur karena masuk majalah Forbes, apalagi majalah internasional dan mendapat kategori atlet bersinar,” kata Zohri dalam video yang diterima awak media, Rabu (21/4).

Adapun penyertaan namanya, bukan lain karena deretan prestasinya yang sip di kancah internasional. Mulai dari juara dunia Kejuaraan Dunia Atletik U-20 2018 di Finlandia nomor 100 meter putra, dia juga meraih perak di nomor estafet 4×100 di Asian Games 2018.

Selain itu, Zohri juga membukukan catatan waktu 10,13 detik sekaligus mematahkan rekor milik Suryo Agung yang ada di angka 10,17 detik. Ia kemudian kembali membuat gebrakan setelah berhasil menjadi atlet atletik pertama Indonesia yang mengantongi tiket di Olimpiade Tokyo.

Berikut deretan anak muda Indonesia yang masuk daftar Forbes 30 under 30 Asia 2021:

The Arts

  • Kathleen Gondoutomo (28), CEO of H! Cups
  • Charina Prinandita (29), Cofounder of Eatlah
  • Liana Gonta Widjaja (28), Cofounder of Greenly

Big Money Startups

  • Chinmay Chauhan (29), Cofounder of Bukuwarung

Enterprise Technology

  • Theodorus Ivan Budiyanto (26); Surya Sanjaya Halim (26); Raymond Christopher Sitorus (29), Cofoundres of Delman

Entertainment & Sports

  • Maudy Ayunda (26), Singer
  • Lalu Muhammad Zohri (20), Sprinter

Finance & Venture Capital

  • Joshua Agusta (29), Director of Venture Funds Mandiri Capital Indonesia
  • Alvin Cahyadi (26), VP of Investment AC Ventures
  • Chinmay Chauhan (29), Cofounder of Bukuwarung
  • Rafi Putra Arriyan (26); Ginanjar Ibnu Solikhin (25); Luqman Sungkar (28); Cofounders of Flip
  • Hermanto Widjaja (28); Henry Wirawan (23), Cofounders of Topremit
  • Bernadus Setya Ananda Wijaya (29), CEO of Sucor Sekuritas

Industry, Manufacturing, & Energy

  • Rendria Labde (29), Founder of Magalarva
  • Lilis Maduningtyas (28), Cofounder of Jala Tech
  • Joseph Alexander Ananto (26); Martin Reyhan Suryohusodo (23), Cofounders of Otoklix
  • Kevin Susanto (27), Chief Green Officer of Envigo!

Media, Marketing, & Advertising

  • Jehian Panangian Sijabat (24); Jerome Polin Sijabat (22), Cofounders of Q&A Group

Retail & Ecommerce

  • Jennifer Heryanto (29), Founder of SKK Jewels
  • Jessica Lin (29), Cofounder of Deca Group
  • William Sunito (28), Founder of Tokowahab
  • Stefani Tan (28), Cofounder of Jolie Clothing

Social Impact

  • Nashin Mahtani (29), Director of Yayasan Peta Bencana (Disaster Map Foundation)
  • Ifandi Khainur Rahim (23), Founder of Satu Persen
  • Anbita Nadine Siregar (26); Tania Soerianto (29), Cofounders of Yayasan Generasi Maju Berkarya (Generation Girl).