Kerajinan Indonesia Dikagumi di Festival Perajin Amerika Selatan

Enam perajin Indonesia dilibatkan dalam Festival Perajin Amerika Selatan atau Festival de Artesenias de America. Indonesia menampilkan kerajinan aksesori Bali, wayang kulit, hingga tenun ikat asal NTT.

Festival perajin Amerika Selatan ini berlangsung dari 31 Oktober hingga 4 November 2019. Dalam festival ini, sejumlah perajin Indonesia turut dilibatkan, salah satunya dari wilayah DKI Jakarta.

“Indonesia ikut ambil bagian dan berpartisipasi dengan menyertakan 6 perajin, antara lain dari Jakarta Kartika Santoso dengan kerajinan aksesorinya, dari Bali, Bundhowi dengan wayang kulitnya, 3 perajin tenun ikat dan kerajinan anyaman dari NTT,” demikian keterangan KBRI Quito yang diterima detikcom, Jumat (8/11/2019).

Indonesia juga turut terlibat memberikan hiburan dan demonstrasi menganyam serta menenun dalam festival ini. Stan kerajinan Indonesia juga sempat dikunjungi oleh Ibu Negara Ekuador, Madame Rocio Gonzales de Moreno Garces.

“Beliau mengagumi semua hasil kerajinan para perajin Indonesia. Bagaimana detail dan sulitnya membuat wayang kulit, kreativitas aksesori Indonesia dari kerang dan kayu serta anyaman, di samping itu juga batik dan teknik tenun ikat Indonesia,” lanjut bunyi keterangan KBRI Quito.

Festival Perajin Amerika Selatan ini didatangi kurang-lebih 400 ribu orang. Hingga hari terakhir, produk-produk kerajinan tangan Indonesia yang berkualitas baik diminati banyak pengunjung festival. Kegiatan festival ini lalu dilanjutkan dengan workshop antara perajin anyaman serta tenun ikat Indonesia dan Ekuador pada 5 dan 6 November di Cuenca.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here