Rayakan Kenaikan Isa Al Masih Di Tengah Pandemi Dengan Ibadah Daring

Kenaikan Isa Almasih selalu jatuh pada hari Kamis dan hari ini merupakan hari dimanaa Umat Kristiani merayakan kenaikan Jesus Kristus ke surga seperti yang tertulis dalam Al Kitab. Hari raya ini merupakan hari libur nasional di seluruh Indonesia.

Meskipun 90 persen populasi penduduk Indonesia beragama Muslim, Kenaikan Isa Almasih merupakan salah satu hari libur nasional, dan bagi mereka yang bukan penganut agama Kristen seringkali memanfaatkan hari libur ini untuk bersantai di rumah. Tradisi Kenaikan Isa Almasih juga diperingati oleh semua umat Kristen dan Katolik di Indonesia. Bagi penganut agama Kristen, peristiwa puncak dari acara ini adalah 40 hari setelah Paskah. Lebih tepatnya perayaan Isa Almasih dilakukan 39 hari setelah Paskah.

Menghadiri Misa di Gereja Kristen merupakan salah satu kegiatan yang seringkali dilakukan di hari Raya Kenaikan Isa Almasih di Indonesia. Detail acara Misa juga sangat beragam dan sangat tergantung dengan jenis Gereja tempat Misa, apakah Gereja Kristen atau Katolik.

Tapi sepertinya karena pandemi Covid-19 ini, hal yang mustahil bagimu yang oingin menjalankan Misa di gereja. Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama berharap gereja bisa menggelar ibadah secara online. Ini dimaksudkan untuk menghindari kontak langsung antar jemaat.

“Gereja sebaiknya mengadakan kegiatan ibadah secara online agar proses ibadah bisa tetap   berlangsung tanpa adanya aktivitas kontak langsung sesama warga jemaat,” pesan Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury di Jakarta, Sabtu (28/03).

Menurut Thomas, umat Kristen besok akan menggelar ibadah Minggu. Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, gereja dan umat bisa bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Salah satunya dengan membatasi kontak langsung antar jemaat.

“Saya mendengar informasi kalau ibadah Minggu akan digelar di rumah masing-masing. Saya kira ini baik untuk kondisi sekarang dan patut diapresiasi,” tuturnya.

Dikatakan Thomas, Ditjen Bimas Kristen telah menyampaikan surat imbauan kepada delapan persekutuan gereja Kristen di Indonesia terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Mereka adalah Persekutuan Gereja-gereja Di Indonesia (PGI), Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII), Persekutuan Gereja-gereja Tionghoa Indonesia (PGTI), Persekutuan Baptis Indonesia (PBI), Gereja Orthodox Indonesia (GOI), Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Indonesia (GMAHK), dan Gereja Bala Keselamatan.

Dalam surat tersebut, lanjut Thomas, Ditjen Bimas Kristen mengimbau seluruh Gereja di Indonesia untuk tidak panik, senantiasa tenang dan berdoa, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Gereja sebaiknya mengadakan kegiatan ibadah secara online agar proses ibadah bisa tetap berlangsung tanpa adanya aktivitas kontak langsung sesama warga jemaat
  2. Selalu menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan konsumsi gizi seimbang, minum air putih minimal 8 gelas per hari, rajin berolahraga, istirahat yang cukup, dan tidak merokok.
  3. Selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, tempat ibadah dan tempat kerja.
  4. Menggunakan masker saat batuk, atau menutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam.
  5. Menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit dengan gejala seperti demam, flu, batuk kering dan sesak nafas.
  6. Makan makanan dan minum minuman yang dimasak sempurna.
  7. Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktifitas baik di dalam dan di luar rumah.
  8. Bila demam, batuk atau kesulitan bernapas segera menghubungi dokter atau fasilitas kesehatan.
  9. Gereja sebaiknya menyediakan hand sanitizer pada beberapa titik di sekitar tempat ibadah, serta menyediakan pelindung mikrofon sekali pakai (berbentuk foam) yang sewaktu-waktu dapat diganti.  Sebaiknya pula aktivitas kontak langsung sesama warga jemaat dalam persekutuan dan pelayanan dapat diupayakan dengan cara yang lebih aman.
  10. Memperhatikan informasi dan panduan resmi dari Pemerintah atau lembaga-lembaga terpercaya–    terkait pencegahan dan penanganan penularan COVID-19.

Marilah kita bersama mendokan agar Indonesia dan negara lainnya dipulihkan serta diluputkan dari ancaman wabah Covid-19,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here