Presiden Pesan WNI di Hongkong Tetap Ingat Pancasila

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyapa sekitar 5.400 WNI yang hadir dalam ‘Temu Kangen Presiden RI dan Ibu Negara’, di Asia World Expo Ground, Minggu (30/4). Presiden Jokowi berpesan agar masyarakat Indonesia di Hong Kong tidak melupakan Pancasila.“Meski sudah di Hong Kong, jangan lupa Pancasila,” kata Presiden.

Indonesia, lanjut Presiden, adalah negara yang sangat besar dengan 17.000 pulau, 714 suku, 1.100 bahasa lokal yang berbeda-beda, 34 provinsi, 516 kota/kabupaten. Banyak pemimpin negara memuji kerukunan di Indonesia yang tetap terjaga meski memiliki keberagaman.

“Indonesia tetap satu dalam persatuan dan kesatuan,” ucapnya.

Untuk itu Presiden Jokowi berpesan agar jangan sampai terjadi gesekan yang dapat menyebabkan retaknya persatuan bangsa.

“Meskipun kita beragam, kita majemuk, kita tetap satu Indonesia,” tegas Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menjelaskan pembangunan yang tengah dilakukan pemerintah saat ini, utamanya di bidang infrastruktur, seperti jalan tol di Sumatera dan Pos Lintas Batas Negara di wilayah perbatasan.

Turut mendampingi dalam acara itu antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid.

Presiden melakukan lawatan ke Hong Kong seusai menyelesaikan kunjungan kerja ke Filipina dalam rangka KTT ASEAN ke-30.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here