Pemuda Indonesia Berkarya, Promosikan Kopi Indonesia di Amerika Serikat

Hambatan ekonomi akibat pandemi COVID-19 tidak menyurutkan semangat generasi muda Indonesia untuk berupaya meningkatkan gaung produk Indonesia di Luar Negeri. salah satunya dengan memperkenalkan kopi Indonesia di pasar AS, khususnya kawasan San Fransisco.

Salah satu contoh semangat para muda Indonesia dapat dilihat melalui, Belift Green Beans, startup sekaligus eksportir kopi Indonesia asal Surabaya, Provinsi Jawa Timur, yang secara resmi memperkenalkan produk biji kopi Jawa dan program mereka melalui webinar yang diselenggarakan oleh Boot Coffee (komunitas edukasi kopi di San Francisco) pada tanggal 16 Juli 2020. Kegiatan ini didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di San Francisco.

Belift Green Beans merupakan bagian dari Belift Coffee, startup karya anak muda Indonesia di San Francisco yaitu Ivan Leonardo Hartanto dan Kevin Soewondo. Didirikan pada tahun 2019, Belift Coffee fokus untuk memperkenalkan Kopi Indonesia dan memiliki misi utama yaitu mendayagunakan komunitas lokal dan memberikan dampak ekonomi langsung kepada penghasil kopi Indonesia. Pendekatan dan inovasi yang dilakukan Belift Coffee untuk memperkenalkan kopi Indonesia mencakup program catering kopi bagi perusahaan dan pekerja kantoran di San Francisco, serta bermitra dengan organisasi nirlaba untuk melatih komunitas tunawisma muda di San Francisco untuk menjadi barista.

Pada Webinar, Kevin Soewondo menjelaskan profil dan keunggulan kopi mereka. Selain berkualitas tinggi, konsisten dan terpercaya, mereka berkerja sama dengan petani lokal dapat memastikan biji kopi dapat dilacak (traceable).  Webinar juga memperkenalkan koleksi biji kopi dari wilayah Jawa yaitu Kopi Argopuro (Jawa Timur), Kopi Temanggung (Jawa Tengah), dan Kopi Subang (Jawa Barat), dimana asing-masing kopi ini memiliki keunikan rasa dan profil tersendiri. Pada kesempatan ini, disampaikan  pula tentang adanya potensi besar dari pasar AS untuk produk kopi Indonesia yang bernilai jutaan dollar AS. Lebih jauh lagi, Belift Coffee menyampaikan mengenai permintaan pembelian awal dari beberapa importir kopi besar untuk kopi Indonesia pada musim panen tahun ini.

KJRI San Fransisco sendiri selalu hadir dan mendukung langkah-langkah pengusaha muda anak negeri untuk mempromosikan produk unggulan Indonesia. KJRI San Francisco mengundang Belift Coffee dan berkolaborasi untuk mempromosikan kopi Indonesia pada berbagai kegiatan pameran, serta menghubungkan kepada importir atau potential buyers di Pantai Barat.

Secara khusus, pada webinar Konjen RI San Francisco, Bapak Simon D.I Soekarno, menyampaikan rasa bangga terhadap Belift Coffee dan mengharapkan lebih banyak penikmat kopi AS yang tahu dan mengenal ragam kopi Indonesia di masa yang akan datang, lebih lanjut, Konjen Simon juga sampaikan harapannya akan dampak positif kemajuan perdagangan kopi Indonesia di AS terhadap Petani Kopi di Indoensia.

Diplomasi ekonomi merupakan misi utama dalam kegiatan diplomasi Indonesia. Kopi adalah salah satu komoditas ekspor yang digunakan untuk mempromosikan buday a Indonesia di luar negeri, sekaligus memiliki nilai potensial untuk mendukung perekonomian.

Pada tahun 2019, nilai ekspor kopi ke AS mencapai USD 301.69 juta. Dari jumlah tersebut, sebesar USD 104 juta atau hampir 35% nya masuk melalui pelabuhan di wilayah kerja KJRI San Francisco, yaitu Pelabuhan San Francisco (California), Seattle (Washington State), dan Anchorage (Alaska). Pantai Barat AS dan kopi pun saling berkaitan erat karena merupakan tempat berkembangnya budaya kopi (coffee culture) di AS dan merupakan markas perusahaan kopi dan importir besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here