Pelajar Indonesia Berhasil Raih 6 Medali di Olimpiade Matematika Internasional 2021

Prestasi Olimpiade kembali dimiliki oleh jajaran anak muda tanah air. Tidak hanya dari segi Olimpiade di bidang olahraga yang euforianya masih terasa hingga saat ini, Olimpiade di bidang sains juga tak henti terus menambah daftar pencapaian yang membuat nama Indonesia semakin dikenal di mata dunia.

Terbaru, enam orang pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di Indonesia diketahui baru saja berhasil meraih medali pada ajang International Mathematical Olympiad (IMO) 2021, yang kerap diselenggarakan secara tahunan.

Faktanya, penyelenggaraan pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang disebabkan oleh situasi pandemi. Jika biasanya para perwakilan Olimpiade bertolak langsung ke negara penyelenggara IMO, tahun ini pelaksanaan dilakukan secara virtual dari masing-masing wilayah negara yang berpartisipasi.

Tentang International Mathematical Olympiad

Sesuai namanya, IMO merupakan gelaran kompetisi matematika terbesar dan tertua di taraf internasional yang ditujukan untuk kalangan pelajar di tingkat setara Sekolah Menengah Atas atau senior, yang sudah hadir sejak tahun 1959 tepatnya pada 21 Juli dan diselenggarakan di Rumania.

Tahun ini, IMO 2021 menjadi gelaran ke 62 dan menjadikan Saint Petersburg, Rusia sebagai pihak penyelenggara yang diikuti oleh 619 peserta dari 107 negara, termasuk Indonesia.

Mengenai sistem penyelenggaraannya, para peserta diminta untuk mengerjakan 6 soal matematika, masing-masing terdiri dari 3 soal setiap harinya yang harus dikerjakan dalam waktu 4,5 jam. Soal-soal ini meliputi empat bidang yaitu aljabar, kombinatorika, geometri dan teori bilangan.

Soal-soal yang diberikan merupakan soal-soal yang orisinal dengan tipe soal yang belum pernah dikerjakan oleh siswa sebelumnya. Untuk dapat mengerjakan soal dalam Olimpiade ini, peserta dituntut memiliki kecepatan berpikir, ketenangan mental, dan kreatifitas yang tinggi.

Tak dimungkiri, bahkan terkadang para matematikawan profesional kerap kesulitan untuk mengerjakan soal-soal IMO dalam rentang waktu yang diberikan.

Performa tim Indonesia di IMO 2021

Tim Pelajar Indonesia pada IMO 2019

Berdasarkan penjelasan yang dimuat lewat laman resmi Kemdikbudristek, keikutsertaan tim pelajar Indonesia pada IMO 2021 ini sejatinya melalui persiapan yang panjang dengan berbagai bimbingan yang dilakukan di bawah naungan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Menurut Kepala Puspresnas, Asep Sukmayadi, prestasi yang berhasil diraih oleh masing-masing pelajar di tim yang berpartisipasi merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan luar biasa, mengingat soal yang disiapkan pada pelaksanaan IMO kali ini merupakan soal tersulit sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Adapun detail dari masing-masing pelajar yang berhasil memenangkan 2 medali perak dan 4 medali perunggu secara berurutan, pada gelaran IMO 2021 yaitu:

  • Stanve Avrilium Widjaja – SMAK IPK Plus BSD, Tangerang
  • Aaron Alvarado Kristanto – SMAK Petra 1, Surabaya
  • Farrel Dwireswara Salim – SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan
  • Elbert Benedict – SMAK BPK Penabur Gading Serpong,
  • Andrew Daniel Janong – SMAK 5 Penabur, Jakarta
  • Vanya Priscillia Bendatu – SMAK Petra 2, Surabaya

Asep juga mengungkap bahwa tidak hanya dalam Olimpiade matematika, di bulan Juli juara Olimpiade juga berhasil diraih oleh tim pelajar Indonesia pada bidang sains lainnya yaitu biologi dan fisika.

“Anak-anak Indonesia memang tangguh. Dalam sebulan ini sudah 15 medali olimpiade sains internasional diraih di bidang matematika, biologi, dan fisika,” ungkap Asep.

Bukan kali pertama, pada tahun-tahun sebelumnya pelajar dari Indonesia yang turut berpartisipasi dalam gelaran IMO juga kerap membawa gelar juara. Salah satu contohnya pada gelaran IMO 2019, di mana pelajar Indonesia berhasil meraih 6 medali yang terdiri dari 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Sebagai bentuk apresiasi yang berhasil diraih, dijelaskan bahwa para juara olimpiade sains internasional tahun ini akan mendapat insentif berupa beasiswa jenjang pendidikan S1 dan S2 baik di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

Bahkan di antara 15 juara, ada yang sudah diterima pada pergururan tinggi ternama tanah air layaknya Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, dalam proses pemberian Beasiswa Prestasi Talenta.

Tidak berhenti mencetak pelajar yang akan turut berpartisipasi memberikan prestasi terbaik di ajang internasional, Asep mengungkap bahwa kedepannya, pemerintah melalui Kemdikbudristek juga akan menyelenggarakan ajang talenta nasional secara daring walaupun di tengah situasi pandemi.

Adapun ajang nasional yang dimaksud kabarnya akan terdiri dari kejuaraan di bidang sains, seni, bahasa, literasi, vokasi, kewirausahaan, dan bidang olahraga.

Lewat kejuaraan yang akan diselenggarakan tersebut, Asep berharap pelajar Indonesia dapat terus memelihara mimpi dan terus belajar hingga menemukan bakat dan potensi diri.

“Kita yakin pelajar Indonesia tetap kuat dan bersemangat. Tetap tekun belajar untuk meraih prestasi mewujudkan cita-cita,” ucap Asep optimis.