PBB Beri Medali Kehormatan Untuk Pasukan Perdamaian RI di Darfur Sudan

Kontingen pasukan perdamaian TNI di Darfur, Sudan, memperoleh medali kehormatan dari PBB. Medali ini diberikan atas dedikasi prajurit TNI yang selama bertugas di Darfur.

Berdasarkan keterangan dari Puspen TNI, Rabu (25/1/2017), medali tersebut diberikan untuk Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-V/United Nations Mission in Darfur (Unamid) atau Indonesian Battalion Indobat 02 di bawah pimpinan Letkol Inf Singgih Pambudi Arianto. Penyematan medali kehormatan dilakukan dalam upacara Medal Parade di Lapangan Garuda Camp, Drfur, Sudan, Selasa (24/1).

Upacara Medal Parade sendiri dipimpin langsung oleh Force Commander Unamid Letnan Jenderal Frank Mushyo Kamanzi. Medali kehormatan PBB diberikan kepada seluruh peacekeeper karena telah melaksanakan tugas dengan baik dalam menjaga keamanan dan perdamaian di daerah tugas.

Saat memberi medali kehormatan itu, Letnan Jenderal Frank Kamanzi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh pasukan Indonesia atas dedikasi dan tanggung jawab selama bertugas. Ia juga mengaku bangga dan memberikan pujian kepada prajurit TNI.

Letnan Jenderal Kamanzi mengatakan pasukan perdamaian Indonesia telah melaksanakan tugas dengan baik. Pasukan Komposit TNI Konga XXXV-V/Unamid atau Satgas Indobat 02 disebutnya telah memberi kontribusi positif kepada masyarakat lokal melalui kegiatan pembinaan teritorial.

Selama bertugas, pasukan TNI telah memberi bantuan kepada masyarakat setempat berupa pemberian Al-Quran, baju batik, dan lainnya. Selain itu juga pemberian pelayanan pengobatan hingga pembangunan masjid di sekitar supercamp.

Komandan Kontingen Indonesia Sektor Unamid Brigjen Nur Alamsyah yang hadir dalam Medal Parade juga menyatakan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu pasukan perdamaian Indonesia. Ia pun menyampaikan rasa bangganya kepada para prajurit TNI yang bertugas itu.

“Kita merupakan satu keluarga besar Unamid, oleh karena itu saya sangat berterimakasih kepada seluruh pihak-pihak yang telah membantu dan mendukung pasukan perdamaian Indonesia di dalam melaksanakan tugas di Sudan ini,” ujar Brigjen Nur seperti tertulis dalam keterangan Puspen TNI.

“Kepada seluruh Pasukan Indonesia, saya selaku Komandan Kontingen Indonesia menyampaikan sangat bangga dengan kalian,” tambahnya.

Brigjen Nur mengingatkan bahwa kesuksesan yang didapat bukan hanya keberhasilan satu kontingen atau satgas semata. Sebab mereka membawa nama besar Indonesia.

“Ini bukan hanya kesuksesan 800 orang semata, akan tetapi kesuksesan dari Bangsa Indonesia di Negara Sudan, karena kita merupakan delegasi militer yang dikirim oleh negara,” kata Brigjen Nur.

Usai seremoni penyematan medali kehormatan PBB, Pasukan Garuda menampilkan demonstrasi dan pertunjukan seni budaya Indonesia. Di antaranya demo bela diri Merpati Purih, Yong Moo Do, Pencak Silat hingga Tarik Kecak.

Beberapa atraksi lain yang ditampilkan peacekeeper Indonesia ini seperti unjuk kekuatan dan kepiawaian memecahkan guci, balok semen, bahkan mematahkan besi dragon. Prajurit Garuda juga unjuk kebolehan memecahkan balon dan semangka yang ditaruh di atas kepala dengan mata tertutup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here