Mukarlipo Ekspor Kopi ke Vienna Austria hingga Budapest

Social Enterprise pengembangan petani kopi lokal di Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan. MUKARLIPO berhasil mengekspor kopi ke berbagai negara luar dalam upaya membantu petani lokal agar mendapatkan harga bersaing tanpa melalui perantara untuk mendapatkan kesejahteraan bagi petani lokal.

Selama ini MUKARLIPO berhasil mengekspor kopi lokal petani hingga ke berbagai belahan dunia “kita telah ekspor ke Amerika, Vienna Austria, Budapest Hungary, Russia, selain bekerjasama dengan koperasi lokal petani di solok dan jogjakarta untuk memenuhi permintaan ekspor”ujar Nurjanah Ibrahim sebagai CEO Mukarlipo saat di wawancarai Kabarrantau.com

Menurut Nurjanah permintaan pasar ekspor yang tinggi diharapkan dapat memberikan kesejahteraan petani, “orangtua lebih dari 50 tahun telah menekuni bisnis kopi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan. dan pada 2012 kemudian saya membantu para petani kemudian membangun usaha sosial, Mukarlipo. Kami membantu petani kecil di Indonesia untuk ekspor tanaman mereka secara langsung daripada melalui perantara”ungkap Nurjanah yang juga lulusan pasca sarjana Magister manajemen Universitas Gajah Mada tersebut.

Hingga saat ini petani yang telah dibantu Oleh Mukarlipo untuk mengekspor kopi berjumlah 6000 petani di areal lahan 500 hektar, dan MUKARLIPO percaya bahwa kesejahteraan petani dan produk berkualitas adalah kunci agri berkelanjutan pengembangan. dan juga mempertahankan nilai-nilai kunci dengan menyediakan dan memastikan kualitas produk yang baik, harga terendah, pengiriman cepat dan jaminan pengiriman ke pelanggan.

Data Kementerian Perdagangan menyebut, ekspor nonmigas hingga Agustus 2018 mencapai US$ 70 juta, atau naik 7,9% dari periode sama di tahun 2017 yakni US$ 65,2 juta.

Nurjanah menjelaskan minat negara luar terhadap kopi indonesia sangatlah tinggi, dan diharapkan peran pemerintah¬†untuk bantuan modal lunak kepada petani kopi, karena kurangnya modal sehingga tidak bisa memproduksi kopi dengan kualitas bagus sehingga di hargai sangat murah, “di kabupaten empat lawang, petani kopi pertahun pendapatan dibawah 5jt pertahun, sehingga pendapatan bersih perhari dibawah 1 Dolar”ungkapnya.

Selain itu untuk membantu kesejahteraan petani, MUKARLIPO memberikan kesempatan terbuka kepada pihak pembeli untuk melakukan kunjungan langsung ke petani, yang diharapkan dapat menikmati kopi dan membeli langsung kepada petani, “dengan farm visit ini pembeli bisa ngobrol dengan petani kemudian cobain kopi khas daerah hingga ke perkebunan langsung liat kopi dan bisa langsung membeli dari petani”ujar Nurjanah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here