Modern Etnik Ghea Panggabean meriahkan Resepsi Diplomatik KJRI Istanbul

Diawali dengan penampilan model Turki yang membawa gunungan wayang, peragaan busana karya perancang mode nasional Ghea Panggabean meriahkan acara resepsi diplomatik dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-73, di Hotel Conrad, Istanbul Turki pada Senin tanggal 24 September 2018. Resepsi diplomatik yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Indonesia di Istanbul tersebut dihadiri oleh kalangan diplomatik, pemerintahan, pengusaha dan masyarakat di Istanbul. Konsul Jenderal Indonesia di Istanbul, Herry Sudradjat dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara resepsi diplomatik dengan juga menampilkan peragaan busana modern etnik Indonesia merupakan upaya untuk lebih meningkatkan hubungan antar masyarakat kedua melalui kedekatan hubungan budaya.

Peragaan busana karya Ghea Panggabean mengusung tema ‘Wonders of İndonesia’ yang mengeksplorasi kekayaan bahan dan motif daerah Sumba dan Jawa, termasuk karya terbaru Ghea yang terinspirasi oleh motif wayang. Koleksi yang ditampilkan oleh para model Turki dan Indonesia tersebut berupa kebaya modern, kaftan, tunik yang dikombinasikan dengan sulaman berwarna ungu, oranye dan merah marun. Koleksi motif wayang yang ditampilkan telah mengundang decak kagum dari para tamu yang hadir. Keunikan karya Ghea terletak pada konsistensinya menerjemahkan dan mengaplikasikan motif heritage tekstil Indonesia kedalam gaya fesyen terkini.

Ghea yang sangat senang bisa menampilkan karya modern etniknya di Turki menyatakan bahwa ia ingin memperkenalkan kepada masyarakat Turki beragam kain etnik Indonesia yang bisa dipakai untuk busana fesyen yang modern. Turut mendukung peragaan busana adalah sekolah mode terkemuka di İstanbul yaitu ‘Kariyer Egitim Kurumları’, dan pelaku yang bergerak di sektor fesyen di Istanbul yaitu ‘Markamarie’ serta ‘Thinkfashion’.
Di sela-sela peragaan busana yang terbagi dalam tiga sesi, para tamu yang hadir juga dihibur dengan tari Sekar Jagat dan Cendrawasih dari Bali serta tari Ngibing dari Betawi yang dibawakan oleh kelompok tari Jegeg Bali dan Gita Seni dan Budaya İndonesia (GİSBİ) di İstanbul. Beragam kuliner khas Indonesia, seperti rendang dan sate ayam, juga disajikan pada kegiatan Resepsi Diplomatik dimaksud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here