Manfaat Seni Lukis Bagi Kesehatan

Errin Gie dengan Hasil Karya Lukisannya.

Seni lukis adalah hasil dari imajinasi manusia yang diekspresikan melalui media garis, warna, teksture, gelap terang, bidang dan bentuk pada bidang dua dimensi, sementara hasil dari seni lukis yakni Lukisan adalah suatu hasil karya yang di dalamnya tergores komposisi dari warna, bentuk, garis-garis dan tekstur gradiasi yang menciptakan keindahan dan makna di dalamnya. Lukisan ini banyak sekali manfaatnya untuk kehidupan kita, baik dari segi kesehatan, refleksi, maupun rohani kita.

Berikut ini beberapa manfaat melukis bagi kesehatan yang jarang di ketahui,

Mengurangi Tingkat Stres
Seni Melukis merupakan salah satu sarana untuk bersantai dan mengurangi tingkat stres dan juga meningkatkan kesadaran diri. Dengan melukis kita bisa berkonsentrasi pada objek yang hendak digambar dan itu akan membuat kita melupakan banyak hal yang mengganggu pikiran dan juga membuat kita menjadi lebih fokus.

Meningkatkan Kemampuan Kognitif Dan Ingatan
Pengamat kesehatan Dr. Arnold Bresky yang telah menemukan program bernama Brain Tune Up dengan memanfaatkan seni lukis sebagai terapi untuk pasien yang menderita Alzheimer dan demensia. Kesuksesan programnya mencapai 70% dalam meningkatkan kemampuan mengingat pasiennya. dan Dr. Bresky percaya jika melukis dan menggambar menghubungkan antara otak kiri dan kanan dan juga menumbuhkan sel otak baru. hebat..

Mengeluarkan Emosi Terpendam
Saat seseorang mencurahkan emosinya melalui lukisan, dia akan bisa berkonsentrasi dalam mencurahkan emosi yang terpendam. Emosi itu layaknya bom waktu jika kerap hanya disimpan dan tidak dicurahkan. Bahkan rasa sakit secara fisik bisa saja menghilang saat seseorang menekuni lukisannya. Peneliti menyebutkan hal ini dengan Alpha, di mana satu bagian otak yang secara sadar melakukan aktivitas melukis, sedang bagian lain yang tidak sadar juga terekspresikan. Saat otak berada dalam keadaan seperti ini maka fisik seseorang memperoleh kembali kekuatannya, sehingga proses penyembuhan bisa menjadi lebih cepat dan lebih efektif.

Terapi Penyembuhan Mental
Melukis atau menggambar ternyata sangat direkomendasikan untuk sesorang yang tengah berada dalam proses penyembuhan mental, entah trauma karena perang atau pelecehen (perkosaan misalnya). Pada kenyataanya, banyak terapis yang memasukkan melukis dalam agenda penyembuhan pasiennya. Dengan melukis mereka mendorong para pasien untuk melepaskan segenap emosi mereka. Dengan melukis pasien bisa membersihkan perasaan luka batin yang dimilikinya. Saat emosinya mulai membaik dan stabil, maka ia pun bisa berfungsi dengan lebih baik dan dapat kembali ke kehidupan normalnya.

Meningkatkan Kemampuan Motorik
Dengan melukis, seseorang bisa meningkatkan kemampuan motoriknya. Saat melukis ia perlu menggunakan kuas atau pensil untuk menciptakan karyanya. Dan untuk ini ia akan mengembangkan teknik pergerakan tangan yang lebih efisien. Melukis menyebabkan peningkatan aktifitas otak. Oleh karenanya sinyal perintah dapat dikirimkan dengan lebih efektif dari otak menuju syaraf motorik untuk menentukan tindakan spesifik apa yang harus dilakukan. Sebagai hasilnya, kemampuan motorik pun meningkat.

Dengan kemampuan bakat seni lukis yang terpendam di dalam diri seseorang, Karena setiap hasil karya lukisan mengandung makna yang berbeda-beda, salah seorang Diaspora Indonesia Errin Gie, telah membuktikan dari hasil karya seni lukisnya berhasil mengekspresikan akan kecintaan tanah air Indonesia.

Dengan menggoreskan warna-warna yang ditampilkan dalam hasil karyanya, Errin memberikan murni warna-warna Indonesia, serta mengapresiakan realita kehidupan di pulau-pulau Indonesia dalam bentuk seni lukis, sebagai wujud kecintaan pelukis selama bermukim di Eropa terhadap tanah air Indonesia.

Sosok Errin yang merupakan lulusan Master Graduated Program Majoring Theory and Design of Architecture, Universitas Indonesia, mengadakan pameran hasil karyanya yang di selenggarakan di Indonesian Cultural Centre, Chicago, Amerika Serikat, pada tanggal 13 Juli 2017 hingga 27 Juli 2017.

Hasil karya Errin di kenal menampilkan Realism Ndeso melalui guratan lukisannya memiliki ciri khas yang ndeso, yang Indonesia sekali dan tidak menonjolkan realisme yang mewah ala Eropa, “Saya mencoba menganalisa, dan bercerita guratan kesederhanaan dari kisah penduduk di pulau Obi, Bacan, Jailolo, Halmahera Selatan dan Barat, Tidore, juga Ternate di kepulauan Maluku, menjadi serenade “The Heart of Moluccas” Ujar Errin yang kini bermukim Athens Yunani.

Selain mengekspresikan diri melalui hasil karya lukisan, Errin juga memiliki harapan untuk Maluku, semoga kedepannya mata dunia terbuka bahwa Maluku itu ada, bagian dari Indonesia, bukan hanya Bali. Maluku juga cantik dan berpotensi, semoga ada yang tergerak untuk mensejahterakan Maluku. “Saya hanya bercerita melalui lukisan. Lebih mudah bagi saya, karena saya tinggal di luar negri, dan pertama saya menjejakkan kaki di New York untuk alasan ini. New York adalah base seni di dunia
Untuk saya, karena kecintaan saya terhadap Indonesia (yang menurut saya nengenaskan kondisi perekonomian masyarakatnya),”Ungkap Istri Constantine Tsitsimbis tersebut.

Pameran Lukisan bertemakan “The Heart of Moluccas” yang diselenggarakan di Indonesian Cultural Centre, Chicago, Amerika Serikat, pada tanggal 13 Juli 2017 hingga 27 Juli 2017.

Pameran yang di selenggarakan Errin resmi dibuka oleh ibu Rosmawati Chalid, Konsulat Jenderal RI di Chicago, dan akan berlangsung hingga 28 juli mendatang, berbagai hasil karya lukisan serta kebudayaan maluku di pamerkan di Indonesian Cultural Centre, Chicago, Amerika Serikat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here