Mahasiswa UI Ukir Prestasi di European Student Conference 2016

Salah seorang anak bangsa berhasil mengukir prestasi di kancah internasional. Adalah Stephen Diah Iskandar Mahasiswa Universitas Indonesia , mahasiswa FKUI angkatan 2011 yang berhasil meraih World Health Summit Award pada ajang 27th European Students Conference 2016 yang berlangsung di Charité-Campus Virchow Clinic, Berlin, Jerman.

Kompetisi European Students Conference (ESC) merupakan sebuah ajang konferensi biomedik terbesar tingkat dunia. Ajang yang telah ada sejak 1989 ini telah menarik para peneliti muda berbakat, mahasiswa kedokteran, mahasiswa pascasarjana kedokteran dan semua orang yang tertarik pada riset biomedik untuk hadir. Lebih dari lima ratus mahasiswa peserta mengikuti acara ini untuk berbagi dan melihat penemuan terbaru di bidang biomedik.

Prestasi yang diperoleh Stephen tidak didapat dengan mudah, semua diawali dengan penyusunan abstrak karya ilmiah yang berjudul “Characteristic of Mental Disorder in Patients with Substance Abuse in Primary Healthcare, Indonesia: A Community Diagnosis”. Karya ilmiah ini disusun Stephen bersama tiga rekannya yaitu Syeda Tazkia Noor, Okla Sekar Martani dan Nurul Istianah. Ternyata, abstrak yang mereka susun memiliki nilai akademis tinggi. Dari ratusan abstrak karya mahasiswa yang masuk ke panitia, yang berasal dari mahasiswa berbagai universitas di dunia seluruh dunia, abstrak mereka terpilih dan mendapatkan letter of acceptance untuk dipresentasikan di poster session ESC 2016. Stephen kemudian menjadi active participant yang mewakili untuk mempresentasikan hasil karya ilmiah mereka.

Pembuatan karya ilmiah ini dilatarbelakangi kepedulian mereka terhadap penderita gangguan mental yang diakibatkan oleh Narkotika, Alkohol , Psikotropika dan Zat adiktif (Napza). Saat menjalani tugas mahasiswa perkuliahan di Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, Stephen dan kawan-kawan tertarik dengan sebuah program pemerintah bernama Program Terapi Rumatan Metadon.

Dari hasil analisis kuisioner didapat dua gangguan mental terbanyak akibat napza yaitu depresi (rendah diri, malas, hilang semangat) dan psikosis (waham, halusinasi). Stephen dan kawan-kawan juga merekomendasikan penggunaan kuisioner tersebut untuk melakukan penyaringan awal.

Khusus bagi partisipan yang tergabung dalam kategori public health, ESC menyediakan penghargaan bergengsi berupa World Health Summit Award untuk satu peserta mahasiswa terbaik. Dalam perjuangannya, Stephen harus terlebih dahulu melalui sesi peer reviewposter presentation. Pada sesi ini, dari 20 penelitian kategori Public Health yang dipresentasikan, penelitian Stephen terpilih menjadi salah satu penelitian terbaik, bersama dengan 3 penelitian mahasiswa lainnya.

World Health Summit merupakan sebuah konferensi public health yang akan membahas mengenai masalah kesehatan dunia. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 mahasiswa partisipan yang berasal dari seluruh dunia. Pada kegiatan ini, Stephen mendapat kesempatan yang sama dengan partisipan lainnya untuk menyuarakan pendapat, mengkritisi atau memberi usulan mengenai perkembangan kesehatan bersama pakar dari berbagai belahan dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here