Mahasiswa Kedokteran UI Raih Dua Penghargaan Internasional

Prestasi Mahasiswa Indonesia menuai pujian, Fariz Nurwidya, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI-RSUP Persahabatan berhasil merebut dua penghargaan internasional dalam bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, yaitu European Respiratory Society Young Investigator Award 2016 dan Young Investigator Award 2017.

European Respiratory Society Young Investigator Award 2016 merupakan penghargaan yang diberikan oleh European Respiratory Society (ERS) kepada anggota yang berusia di bawah 35 tahun dan abstrak penelitiannya dinyatakan ‘accepted’ pada kongres Asia Pacific Society of Respirology (APSR) yang akan berlangsung pada tanggal 12–15 November 2016, di Bangkok, Thailand. APSR Congress Scientific Committee dan ERS menyeleksi penerima penghargaan berdasarkan kualitas abstrak, curriculum vitae dan potensi kontribusi di masa depan bagi kemajuan dunia kedokteran respirasi.

Usai menerima penghargaan dalam bidang Pulmonologi Tak lama berselang setelah pengumuman dari ERS, dr. Fariz mendapatkan surat elektronik dari President of Japanese Respiratory Society (JRS), Professor Youichi Nakanishi, MD, Ph.D, yang menyatakan bahwa dirinya terpilih sebagai Young Investigator Award 2017. Penghargaan tersebut akan diberikan pada perhelatan Japanese Respiratory Society Annual Meeting 2017 yang akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang, pada tanggal 21–23 April 2017.

Bagi dr. Fariz, dua perhargaan tersebut bukanlah penghargaan pertama yang dia raih. Sebelumnya dr. Fariz juga pernah meraih 7 penghargaan internasional lainnya yaitu Second Winner of RESPINA Full Paper Presentation 2016 (Jakarta), Best Oral APSR Presentation Award 2014 (Bali), IREF Young Investigator Award 2014 (Kyoto), American Thoracic Society International Trainee Scholarship Award 2014 (San Diego), Outstanding Poster Presentation Award 2014 from the Dean of Graduate School of Medicine, Juntendo University (Tokyo), APSR Young Investigator Award 2013 (Yokohama), dan JRS International Session Award 2013 (Tokyo).

Kepada Humas FKUI dr. Fariz mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada segenap sivitas akademika FKUI. “Semua penghargaan saya, saya dedikasikan untuk nama besar FKUI,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here