Mahasiswa ITSB Raih Prestasi Dalam Kontes CASTIC Inovasi Teknologi di China

Mahasiswa ITSB Raih Perunggu Kontes Inovasi Teknologi di China

Berbagai prestasi anak bangsa makin diakui dunia, salah satunya Mahasiswa jurusan Desain Produk Industri Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB), Tubagus Rohmatullah, yang berhasil meraih perunggu pada The 31st China Adolescent Science and Technology Innovation Contest (CASTIC) di East China Normal University, Shanghai, China.

Kontes CASTIC yang berlangsung pada akhir Agustus 2016 diikuti pelajar dan mahasiswa berusia maksimal 20 tahun dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di dunia.

Dari keterangan tertulis yang disiarkan Eka Tjipta Foundation (ETF) di Jakarta, Kamis (21/9), sebanyak 14 negara diwakili oleh para penemu muda mereka, yakni tuan rumah China, India, Swedia, Brasil, Jepang, Jerman, Prancis, Indonesia, Luksemburg, Turki, Rusia, Meksiko, Thailand, dan Denmark, dengan total jumlah peserta sebanyak 59 pelajar.

Magic Ironing karya Tubagus peraih beasiswa ETF, yang sesuai namanya, berupa setrika yang dilengkapi penampung cairan pewangi terintegrasi langsung dengan pegangan setrika.

“Ide awal Magic Ironing terinspirasi dari pekerjaan menyetrika yang dilakukan ibu di rumah dan yang juga rasakan sebagai anak kos. Ketika sedang menyetrika, kami harus menaruh terlebih dahulu setrika, baru bisa menyemprotkan pewangi dan pelembut pakaian,” Ujar Tubagus.

Tubagus mengatakan hanya untuk bertukar alat, dibutuhkan tenaga dan waktu tersendiri, padahal pakaian yang harus disetrika cukup banyak, tidak hanya satu atau dua. “Terbayang betapa lelah dan lamanya menyetrika pakaian. Hingga muncul ide untuk menggabungkan kedua alat tersebut menjadi satu untuk mempermudah orang dalam menyetrika pakaian,” ungkap Tubagus.

Karyanya oleh dewan juri dinilai turut membentuk persepsi publik, yaitu cairan pewangi merupakan bagian tidak terpisahkan dari setrika. Dalam desain produk industri, pemasaran merupakan salah satu aspek penting dalam mempertimbangkan sebuah desain.

Pada konsep tersebut, Magic Ironing masuk ke dalam kategori behavior and social science, yang mana rekayasa karya Tubagus mengantarnya meraih medali perunggu.

ITSB merupakan kampus pengumpan (feeder) bagi Institut Teknologi Bandung (ITB) bagi mahasiswanya yang berprestasi dan memenuhi syarat dapat ditransfer menjadi mahasiswa ITB dan lulus sebagai sarjana ITB seperti yang tertuang dalam Nota Kesepakatan Bersama No 143/KO1.1/DN/2010 dan No 031/ITSB-DN/KS.01/VI/10 tanggal 23 Juni 2010.

ITSB yang beraktivitas sejak 2010, saat ini terdiri atas 11 program studi, baik strata satu maupun diploma berlokasi di Kota Delta Mas Bekasi Jawa Barat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here