Mahasiswa ITB Ukir Prestasi Memenangkan Kompetisi Smart City Ericsson

Kelompok mahasiswa Institut Teknologi Bandung berhasil mengukir prestasi setelah Ericsson mengumumkan pemenang Smartnovation Indonesia Hackathon 2017. Kompetisi ini coba untuk menggiring generasi muda terlibat dalam menyelesaikan tantangan urban.

Sebanyak 60 mahasiswa berpartisipasi dalam kompetisi ini yang mengangkat topik tentang smart city, khususnya bagaimana menghadapi tantangan transportasi akibat jumlah kendaraan yang mencapai 17 juta mengaspal di jalan Jakarta.

Acara hackathon ini mengundang mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Telkom University, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Bina Nusantara (Binus) untuk merancang solusi Internet of Things (IoT) bekerjasama pakar Ericsson terkait platform Industri.

Hasilnya, hackathon ala Ericsson ini dimenangkan kelompok mahasiswa dari ITB, terdiri dari Atika Rahmawati Yuliantoputri, Erick Chandra, Fachriyan Husaini, Mahardhika Adjie Kurniya, dan Rahmadi Rikki S. Pandia.

Mereka merancang solusi untuk memperbaiki layanan transportasi publik dalam mengurai kemacetan di Ibu Kota. Sejumlah tantangan yang diidentifikasi oleh tim ini antara lain tidak jelasnya ketersediaan tempat untuk penumpang, harga yang tidak konsisten serta keamanan dalam berkendara.

Mereka pun membuat aplikasi mobile that bisa digunakan untuk mempertemukan pengemudi dan penumpang agar memungkinkan kedua pihak untuk mengatasi tantangan-tantangan ini.

“Kami berharap solusi yang kami usulkan untuk menjawab tantangan transportasi di Jakarta ini akan bisa memberi kontribusi baik untuk kota ini dan juga warganya,” kata Atika Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Para pemenang menerima penghargaan dalam acara penutupan yang dihadiri langsung Raja Carl XVI Gustav dari Kerajaan Swedia yang tengah melakukan kunjungan resmi ke Indonesia.

Disebutkan, kunjungan tersebut bagian komitmen antara Indonesia dan Swedia memperkuat hubungan jangka panjang di bidang politik, ekonomi, dan budaya. Pemenang kompetisi ini menerima total hadiah sebesar Rp 50 juta dan memperoleh kesempatan untuk mengikuti program magang di Ericsson Indonesia.

“Ericsson yakin bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat menyelesaikan banyak tantangan yang ditimbulkan oleh kota yang sedang berkembang, seperti Jakarta ini. Acara ini ditujukkan memberdayakan generasi muda dan mengembangkan potensi mereka dalam membangun smart city,” tutur Thomas Jul selaku President Director Ericsson Indonesia & Timor Leste.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here