Lucy Tedjasukmana Kampanye Kopi Indonesia Sampai ke Eropa

Pengunjung antusias antre untuk mencicipi kopi Indonesia, di Icheba, Slovakia.

Laporan

Eni Saeni

Bandung – Lucy Tedjasukmana, petani kopi asal Ciwidey, Kabupaten Bandung ini mengkampanyekan kopi Indonesia sampai ke Eropa. Duta Besar Brasil pun terkesan oleh rasa kopi Indonesia asal Ciwidey yang dicicipinya di sebuah pameran kopi di Bratislava -Slovakia itu.

“Beliau sampai minum dua cangkir kopi. Pada seduhan pertama, mukanya berseri-seri. Pas mau pulang dia minta tambah lagi, itu artinya dia suka kopi Indonesia,” Lucy menerka pikiran sang Dubes, pada pertengahan Februari 2018 itu.

Lucy sendiri mengalami harus menjadi “barista dadakan” di acara pameran kopi di Slovakia itu untuk memberikan tester dan mengkampanyekan kopi Indonesia kepada para pengunjung pameran dari berbagai negara. Dengan alat seduh kopi yang terbatas, pengunjung terkagum-kagum pada Indonesia, yang memiliki produk kopi berkualitas baik.

“Di stand itu, kita kasih sample kopi, agar mereka familiar dengan taste kopi Indonesia. Saya juga beri mereka kartu nama, setelah itu Alhamdulillah banyak yang nelepon,” ujar CEO Gravfram Indonesia ini sambil tersenyum.

Kisah “mendadak jadi barista” itu dimulai ketika digelar coffee experience di ajang pameran tersebut. Maka Lucy pun harus menyajikan kopi untuk puluhan pengunjung pameran dalam sebuah sesi .Dalam kesempatan yang berbeda, lucy juga menyeduh kopi untuk sekitar 60 perwakilan dari duta besar dan tamu VIP negara negara di Eropa, pengusaha kopi, kafe, yang diundang oleh KBRI Indonesia untuk Slovakia.

Karena sudah akrab dengan dunia kopi, Processor kopi yang membina 300-an petani kopi di Ciwidey dan Pangalengan, Kabupaten Bandung ini, paham betul bagaimana caranya menyeduh kopi yang enak. Beruntung, saat itu dia didampingi oleh 3 orang delegasi kopi yang berangkat bersama untuk meracik kopi untuk para tamu undangan tersebut.

Lucy, petani kopi asal Jawa Barat ini mendadak menjadi barista di Icheba, Slovakia.

Pengalaman menarik itu terjadi dalam perjalanan Lucy ke Eropa selama 12 hari (22 Januari – 4 Februari 2018) atas undangan Duta Besar Indonesia untuk Slovakia. Di sana Lucy, berkeliling mengkampanyekan kopi dan teh Indonesia ke Slovakia, Praha, dan Vienna. Di Praha dia sempat berkunjung ke sekolah kopi. “Seperti lembaga kursus barista, tapi lebih profesional,” ujarnya.

Ketika sudah kembali ke Tanah Air, Duta besar Indonesia untuk Slovakia Wieke Adiwoso menghubungi melalui Whats App dan menanyakan, dimana beli kopi yang dubes Brasil coba di stand Indonesia, dia katanya suka sekali.

“Membaca kabar itu, kita bangga karena kita tahu Brazil itu adalah negara penghasil kopi terbaik di dunia, tapi Dubes Brasil menyukai kopi Indonesia,” kata Lucy yang kemudian segera mengirim paket khusus untuk Dubes Brasil tersebut.

Pengunjung antusias antre untuk mencicipi kopi Indonesia di Icheba, Slovakia.

Perjalanan kampanye kopi itu membuahkan hasil. CEO dari PT Inti Gravfarm Indonesia ini mengungkapkan, beberapa pengusaha kopi yang hadir di pameran yang digelar di Slovakia dan Praha itu mulai melakukan pemesanan kopi Indonesia.

Para tamu undangan mencicipi kopi Indonesia di Icheba, Slovakia.

“Agar konsumen dari negara lain suka kopi kita, maka kita harus terus meningkatkan kualitas kopi Indonesia,” ujar perempuan Sunda ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here