LRT Jabodebek Pecahkan Dua Rekor Dunia

Meski belum rampung dibangun, tapi LRT (Light Rail Transit) Jabodebek sudah memecahkan dua rekor dunia. Kedua rekor tersebut adalah longspan terpanjang dengan struktur u-box girder, dan jembatan lengkung terpanjang dari beton untuk kereta api.Longspan merupakan jembatan yang melintas di atas jalan, jembatan eksisting, atau sungai, yang bentang tengahnya (jarak antarpilar) lebih dari 45 meter. Longspan LRT yang berada di tol JORR (Jakarta Outer Ring Road), membentang sepanjang 90 meter, mengalahkan rekor yang dipegang Dubai Metro Viaduct sepanjang 72 meter.

Longspan JORR ini terpanjang di dunia untuk konstruksi u-box girder. Di sini 90 meter, inilah yang terpanjang di dunia,” ucap Direktur Utama PT. Adhi Karya (Persero) Tbk., Budi Harto, dikutip dari WartaKota.

Longspan di JORR adalah satu dari empat longspan yang dimiliki LRT Jabodebek. Tiga longspan lainnya terdapat di Cililitan (atas tol Jagorawi), Cikoko (atas jalur KRL dekat stasiun Cawang dan Jalan Cikoko Barat, dan di atas sungai Kali Bekasi.

Kemudian untuk rekor dunia kedua yang dipecahkan adalah jembatan lengkung terpanjang dari beton untuk kereta api. Ini terdapat di jembatan yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Rasuna Said sepanjang 148 meter.

“Insya Allah di Jalan Rasuna Said itu adalah terpanjang di dunia untuk kereta api. Saat ini jembatan lengkung yang terpanjang adalah 135 meter, tapi menggunakan konstruksi baja. Kalau kita itu nanti menggunakan beton,” ujar Budi Harto menambahkan.

LRT Jabodebek diprediksi rampung sepenuhnya pada tahun 2021, tapi sudah bisa diuji coba di akhir tahun 2019. Hingga 22 Maret 2019 progres pekerjaan telah mencapai rata-rata 59,64% dengan rincian Lintas Pelayanan 1 Cawang-Cibubur (79,69%), Lintas Pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas (47,95%), dan Lintas Pelayanan 3 Cawang-Bekasi Timur (53,84%).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here