Lapak Buah Tropis di Festival Indonesia, Tak satupun di Stan ‘Pencuci Mulut dari Indonesia’ Berasal Dari Indonesia

Pengunjung Memadati lapak Buah Festival Indonesia di Moskow (Bina)
Laporan
Bina Bektiati dari Moskow

Pada sebuah lapak di Festival Indonesia, bernama Pencuci Mulut dari Indonesia, yang ditulis dalam Bahasa Rusia, berjajar beragam buah. Ada nanas, pepaya, nangka, rambutan, kelengkeng, salak dan beberapa macam buah lainnya. Para pengunjung selalu tampak mengerumuni konter buah-buahan tropis tersebut. Meski tak ada potongan buah yang ditawarkan untuk dicicipi secara gratis, para pengunjung Festival Indonesia II yang diadakan di Hermitage Garden, Moskow ini tak keberatan membeli buah-buah tersebut.Harganya murahkah? Sama sekali tidak.  Sebuah nanas ukuran sedang seharga 500 Rubel atau sekitar Rp 112.500. Lima butir salak berukuran kecil –hanya sebesar telor ayam negeri– harus dibayar 400 Rubel atau Rp 90 ribu. Jangan juga terkejut sebutir mangga dibanderol dengan harga 350 Rubel atau Rp 78 ribu. Sedangkan kelengkeng sekantong (sekitar seberat 100 gram) dijual 500 Rubel atau Rp 112.500. Rambutan 250 gram (enam butir) seharga 300 Rubel atau sekitar Rp 67.500. Yang tak kalah mahal adalah enam butir manggis juga dihargai 300 Rubel.

Berbagai Aneka Buah Tropis di jajakan dalam Stand Festival Indonesia di Moskow (Bina)

Para pengunjung Festival sama sekali tak tampak keberatan membeli buah-buah dengan harga fantastis tersebut. Sebagai perbandingan, harga berbagai jenis roti di Moskow ada yang hanya di bawah 50 Rubel. Adapun satu kon es krim hanya 50 Rubel. Demikian juga tiket Metro sekali jalan 55 Rubel.

Memang buah-buahan tropis sangat digemari di Moskow juga di berbagai daerah lain di Rusia. Apalagi dalam cuaca musim panas yang lebih bermatahari, membuat oran-orang Moskow lebih tertarik pada buah-buahan segar berasa eksotis dari tanah tropis. Bahkan tak sedikit dari pengunjung Festival yang berlangsung dari 4 hingga 6 Agustus 2017, dengan sepenuh hati menggigit dan mengunyah nangka. Mereka hanya membelinya satu atau dua butir saja.

lapak Buah Festival Indonesia di Moskow sangat ramai pengunjung (Bina)

Nah, dari mana asal buah-buah tropis di lapak Pencuci Mulut dari Indonesia itu? Buah-buah tersebut tak satupun yang berasal dari Indonesia. Rusia mengimpor buah-buah tropis dari Thailand, Vietnam atau negara-negara Amerika Latin.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia pernah menyatakan soal besarnya potensi pasar untuk buah-buah Indonesia. Wahid juga menyebutkan bahwa harga buah dari kawasan tropis di Rusia, sangat mahal. “Ini peluang sangat besar untuk Indonesia. Apalagi bila sudah ada penerbangan langsung ke Moskow,” kata Wahid.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here