Kisah Willy Wonoto, Pengusaha Yang tetap Mempertahankan Produk Mebel Rotan Indonesia

Dari keinginan yang kuat untuk memanfaatkan rotan yang merupakan produk Indonesia, serta mempertahankan usaha turun temurun keluarga membuat Willy Wonoto mampu mempekerjakan 400 karyawan.

Berawal dari budaya orang tuanya yang di turunkan kepada Willy Winoto dari awalnya belajar mengenal rotan serta mendirikan CV Jaya, dan kebetulan juga ada teman menjual mesin pengolahan rotan dan dijual sebesar 60 juta di tahun 1975, dan diareal luas tanah 5000 meter membuat keluarga Willy Wonoto berkecimpung di dunia rotan, dan kini hanya satu-satunya industri rotan yang tetap bertahan di Jakarta.

Banyak pengalaman yang dimiliki Willy, Pengolahan rotan menjadi barang setengah jadi dan barang jadi: Pengolahan barang setengah jadi menghasilkan produk seperti rotan bulat kupasan, kulit rotan, hati rotan dan berupa komponen mebel terpisah. Sedangkan barang jadi adalah produk siap pakai yang terdiri dari mebel, tikar, lampit, keranjang, krei, lampu dan lain-lain. Pada beberapa industri pengolahan barang setengah jadi dan barang jadi biasa menjadi satu sehingga sulit membedakan tahap pengolahannya.

Menurut Willy, begitu rumitnya pengolahan rotan hingga memiliki kualitas baik sangat di jaga olehnya, pengolahan barang setengah jadi Proses pengolahan rotan besar dan rotan kecil berbeda sesuai dengan pemanfaatannya. Pada rotan besar proses yang dilewati meliputi: polis kasar, polis halus dan pengampelasan (mesin), kikis kulit/scraping (mesin kupas), pemutihan (pengasapan atau bahan kimia), pembengkokan/pelengkungan (bakar/steaming/bahan kimia).

Selanjutnya barang setengah jadi dapat di bundling untuk dikirim atau diolah untuk memperoleh barang jadi. Pada rotan kecil biasanya melalui proses pembelahan, kecuali sebagai  naturalcane pada barang jadi. Proses yang dilewati meliputi: Perendaman, pembelahan, Trimming kulit, pembentukan hati, pencucian, pemutihan, conditioning dan selanjutnya dapat di bundling.

Berbagai kerajinan berbahan dasar rotan di hasilkan oleh home industri dengan brand Juno Home di hasilkan dari berbahan dasar rotan diantaranya, Sofa, Diningset, Teras Set, Lounger, Kursi, serta berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Selain di dalam negeri Produk Juno Home juga dipasarkan hingga ke eropa diantaranya Italia, dan Spanyol, setiap bulan Willy dapat memenuhi kuota ekspor hingga 20 Kontainer ke berbagai manca negara.

Kurangnya daya beli lokal dan perhatian pemerintah kepada pengusaha rotan membuat banyak pengusaha rotan gulung tikar karena mengalami problem kebutuhan rotan, sementara kerajinan rotan merupakan ciri khas yang hanya di miliki Indonesia dan menjadi daya tarik ekspor di luar negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here