ITS Kembali Berprestasi Menjuarai Kompetisi Chem E Car di Malaysia

Tim mobil Spectronics ITS keluar sebagai juara pertama race competition dan menempati posisi keempat poster competition dalam kompetisi Chem-E Car di Malaysia pada Sabtu lalu (8/4). Spectronics Aerio Superior (AS) nama prototype mobil berukuran mini yang memiliki bahan bakar reaksi kimia hidrogen peroksida dan katalis feri klorida.

Sebelumnya di bulan September, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), melalui tim bernama Spektronicsnya meraih juara pertama race competition dan juara tiga poster competition di Australia. “Kami harus menyelesaikan dua tantangan untuk menjuarai kompetisi ini,” ungkap Ika Yuni Rachmawati, manajer tim.

Dalam kompetisi itu, tantangan pertama yang dilalui ialah mobil tersebut harus memasukkan bola
ke dalam gawang dan harus berhenti di jarak yang sudah ditentukan. Berikutnya, Spektronics AS harus menjatuhkan pin bowling dan berhenti di jarak yang sudah ditentukan pula. Untuk menyelesaikan kedua tantangan tersebut, peserta hanya diberi waktu dua menit sehingga dibutuhkan reaksi kimia yang sifatnya cepat.

Pada tantangan yang pertama tim ITS diharuskan menempuh jarak 10,5 meter. tantangan ini berhasil dipatahkan Spectronics AS dengan memasukkan bola
dan berhenti di jarak 10,1 meter. Selisihnya hanya 0,4 meter. “Error 0,4 meter itu sudah yang terbaik, kalau yang lain bisa bermeter-meter,” tutur Ika.

Kemudian,di tantangan kedua, Spectronics AS gagal menjatuhkan pin bowling. Walau demikian, tim ini telah berhasil meminimalisir error sejumlah 0,43 meter. Kendala lain yang ditemuinya adalah merek bahan kimia yang berbeda. Enam anggota tim Spectronics yang berangkat perlu mengkalibrasi dan mencari data ulang.
Chem-E Car merupakan kompetisi mobil prototype dengan bahan bakar racikan kimia. Kompetisi ini diikuti 72 tim dari 30 universitas. Dari Indonesia, terdapat tujuh kampus perwakilan, salah satunya adalah ITS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here