Kekuatan militer ASEAN: Indonesia nomor 1, Vietnam peringkat 2

Global Firepower merilis daftar kekuatan militer bertajuk 2021 Military Strength Ranking. Indonesia berada di peringkat ke-16, dengan PowerIndex 0,2697.

Di Asia, Indonesia di bawah China, India, Jepang, Korea Selatan, Pakistan, dan Iran. Tapi di Asia Tenggara, Indonesia nomor satu, disusul Vietnam dengan PowerIndex 0,4204.

Untuk menentukan skor PowerIndex suatu negara, Global Firepower menggunakan lebih dari 50 faktor, dengan kategori mulai dari kekuatan militer dan keuangan hingga kemampuan logistik dan geografi

 

“Formula kami yang unik memungkinkan negara-negara yang lebih kecil, lebih berteknologi maju, untuk bersaing dengan yang lebih besar,” kata Global Firepower dalam laman resminya.

Global Firepower merupakan situs berbasis statistik, yang melacak informasi terkait pertahanan dari 138 negara dari sumber-sumber yang sepenuhnya independen. 

 

Berikut peringkat kekuatan militer di Asia Tenggara menurut Global Firepower:

  1. Indonesia dengan PowerIndex 0,2697 (Ranking 16 dunia)
  2. Vietnam dengan PowerIndex 0,4204 (24)
  3. Thailand dengan PowerIndex 0,4444 (26)
  4. Myanmar dengan PowerIndex 0,6548 (38)
  5. Singapura dengan PowerIndex 0,6946 (40)
  6. Malaysia dengan PowerIndex 0,7482 (44)
  7. Filipina dengan PowerIndex 0,8237 (48)
  8. Kamboja dengan PowerIndex 2,2653 (94)
  9. Laos dengan PowerIndex 3,2776 (118)

Kekuatan militer Indonesia
Mengacu laman Global Firepower, kekuatan militer Indonesia dari sisi jumlah personel mencapai 800.000 tentara, dengan 400.000 di antaranya berstatus aktif.

Begini kekuatan militer Indonesia berdasarkan data Global Firepower:

Personel: 800.000 tentara

  • Personel aktif: 400.000
  • Personel cadangan: 400.000
  • Paramiliter: 280.000

 

Pesawat militer: 458 unit, di antaranya:

  • Jet tempur: 41
  • Pesawat serang darat: 38
  • Helikopter tempur: 15

Kapal perang: 282 unit, di antaranya:

  • Fregat: 7
  • Korvet: 24
  • Kapal selam: 5
  • Kapal patroli: 179
  • Kapal penyapu ranjau: 10

Kekuatan darat:

  • Tank: 332
  • Kendaraan lapis baja: 1.430
  • Artileri tarik: 366
  • Artileri swagerak: 153
  • Peluncur roket: 63
Anggaran pertahanan: US$ 9,2 miliar per tahun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here