Kekeringan, GKI Sumbang Warga Gunung Kidul

GKI Sumbang Air Bersih Kepada Warga Gunung Kidul

Oleh

Nugroho Dewanto

Memasuki musim kemarau, beberapa daerah di Indonesia mulai dilanda kekeringan. Salah satunya adalah wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta. Penduduk di sana sukar memperoleh air bersih sehingga terpaksa membuat sumur di dasar sungai dan telaga yang sudah mengering. Untuk meringankan kesulitan mereka, Gerakan Kebaikan Indonesia (GKI) menyumbang air bersih lewat truk tangki. “Meski tak seberapa, semoga bantuan ini bermanfaat buat penduduk yang membutuhkan,” kata Lio Kurniawan, Dewan Pembina GKI.

GKI Sumbang Air Bersih Kepada Warga Gunung Kidul

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Gunung Kidul sebetulnya sudah membagikan 45.000 tangki air bersih kepada rakyat yang membutuhkan. Tapi masih ada saja desa dan penduduknya yang belum tersentuh bantuan itu. Sejak hari minggu, 30 Juli 2017, GKI menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Baros Lor, Desa Monggol, Kecamatan Saptosari, Gunung Kidul. Kemudian bantuan air bersih juga dikirim ke Dusun Sumberan dan Bentar, Desa Kentheng, Kecamatan Ponjong, Gunung Kidul. Selanjutnya ke Dusun Mandesan, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Gunung Kidul. Total air bersih yang disumbangkan sekitar 20 tangki. “Terimakasih sudah membantu masyarakat Gunung Kidul,” ujar Agus Indratmoko, warga Gunung Kidul yang ikut membantu penyaluran air bersih sumbangan dari GKI.

Gunung Kidul sesungguhnya punya sungai bawah tanah yang potensial untuk sumber air bersih. Karena itu, ke depan GKI berencana mengajak kerjasama relawan setempat untuk membuat sumur dan memasang instalasi pipa serta membuat bak penampungan. “Sehingga di musim kemarau warga tak lagi kesulitan memperoleh air bersih,” ujar Lio Kurniawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here