Keindahan 5 Surga di Timur Indonesia Yang Tersembunyi

Pegunungan Cycloop dan Danau Sentani

Pesona alam Indonesia merupakan kekayaan alam yang tak tak pernah habis dijelajahi. Termasuk, objek wisata Indonesia Timur yang semakin terasah dan terekspos.

Mari melihat surga-surga tersembunyi di Indonesia bagian timur yang tersembunyi dan paling menarik dibanding destinasi wisata mancanegara.

1. Pegunungan Cycloop dan Danau Sentani

Menginjakkan kaki di tanah Papua, rasanya belum lengkap jika tidak mampir ke Danau Sentani yang mengelilingi pegunungan Cycloop. Pasalnya, ada keunikan yang akan jarang ditemukan di danau-danau lain, yaitu memiliki dua puluh satu pulau yang berada di tengah danau.

Kondisi alam membuat Danau Sentani ini layaknya laut yang memiliki pulau di tengahnya. Hadirnya rumah-rumah panggung tempat masyarakat Sentani tinggal membuat danau tampak lebih indah dipandang.

Melihat masyarakat Sentani sangat ramah dan merupakan pengrajin ulung, coba menyewa perahu dan hampiri desa-desa yang berada di sekitarnya. Anda pun bisa membeli souvenir di Pasar Hamadi yang berada tak jauh dari danau.

Perjalanan ke wilayah yang kental dengan nilai sejarah pun tak boleh dilewatkan saat Anda mengunjungi Flores. Sekitar 7 – 8 jam dari Labuan Bajo, tepatnya di kaki Gunung Inerie, terdapat sekumpulan dusun yang dijuluki sebagai Desa Megalitikum. Penamaan ini tentu bukan tanpa alasan.

 

Kiranya, di sana terdapat banyak barang-barang peninggalan sejarah zaman Megalitikum seperti meja batu dan menhir. Bisa dibayangkan, melihat langsung barang kuno yang dipelajari buah hati di sekolah akan membuatnya sangat antusias, bukan?

Kebudayaan megalitikum kemudian berpadu dengan sekumpulan masyarakat lokal yang masih sangat mengedepankan sisi tradisional. Bangunan rumah di desa adat ini memiliki atap dari ijuk serta dinding kayu. Masing-masing rumah memiliki ciri khas yang berbeda satu sama lain yang menunjukkan garis keturunan.

Rumah-rumah tersebut disusun berdampingan dengan posisi berundak hingga menyerupai huruf U. Di tengahnya, terdapat bebatuan yang disusun sedemikian rupa membuat desa ini sangat kental dengan kesan “kuno”. Menarik sekali, bukan? Liburan sekaligus belajar dan mengenal budaya akan sangat bermanfaat, lho, untuk buah hati!

Terletak di puncak Gunung Kelimutu, Anda tak perlu khawatir karena tak perlu mendaki gunung terlebih dahulu untuk menikmati pesona danau tiga warnanya. Pasalnya, Anda dapat menggunakan mobil untuk mencapai pos penjagaan, dilanjut menaiki jalan setapak berupa anak tangga selama kurang lebih 30 menit.

Pemberangkatan menuju Gunung Kelimutu dapat dimulai dari Kampung Moni yang berjarak 18 km dari pos penjagaan danau. Selama di perjalanan menuju danau, pengunjung akan disuguhi keindahan aneka flora khas pegunungan mulai dari cemara, bunga edelwis, serta kontur gunung yang eksotis.

Sesampainya di puncak Gunung Kelimutu, akan terlihat tiga buah danau berbeda warna.

Orang lokal percaya bahwa masing-masing danau memiliki kekuatan mistis tersendiri, yaitu Tiwu Ata Polo tempat berkumpulnya arwah yang selama hidupnya melakukan kejahatan, dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai  tempat berkumpulnya arwah yang meninggal dalam usia muda. Ketiga danau tersebut pun selalu mengalami perubahan warna, di antaranya hijau, biru, merah, dan hitam.

Ibarat surga kecil di bumi, Raja Ampat kini menjadi destinasi idola untuk turis lokal maupun mancanegara. Namun memang, untuk mengunjungi destinasi satu ini tak bisa sembarangan.

Faktor akses transportasi yang masih terhitung sulit, membuat setiap orang harus merogoh dompet cukup dalam untuk sampai di bagian barat kepala burung Pulau Papua ini.

Akan tetapi, semua dana yang dikeluarkan akan segera terbayar saat pandangan mata mulai menangkap kondisi alam Raja Ampat.

Pasalnya, Raja Ampat memiliki banyak sekali keistimewaan yang sulit ditemukan tempat lain. Gugusan pulau-pulau kecil yang tersebar menjadikan pengalaman yang tak ternilai saat Anda berlayar di antara pulau-pulanya.

Ditambah, air laut yang begitu jernih dan biru hingga kekayaan biota dasar laut dapat terlihat jelas dari permukaan air. Saking jernihnya, sampai-sampai kapal yang menyebrangi perairan ini seolah melayang jauh di atas terumbu karang.

Kekayaan biota lautnya, membuat Raja Ampat menjadi surga untuk para pencinta diving atau snorkeling. Pengejar keindahan bawah laut dari dalam hingga luar negeri, rela mengeluarkan uang cukup banyak untuk menikmati keindahan Raja Ampat yang tak ada duanya.

Penjelajahan Anda di Labuan Bajo, yang terletak di ujung paling barat Pulau Flores, tak akan berakhir sia-sia. Pasalnya, tak hanya memiliki pemandangan yang indah, padang savana, pasir putih, pantai yang jernih, dan wisata biota laut yang memikat, Labuan Bajo pun merupakan pintu menuju Taman Nasional Komodo.

Terdiri dari Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar, taman nasional ini merupakan satu-satunya tempat di dunia yang memungkinkan pelancong melihat kadal raksasa ini secara langsung!

Tak heran, pemandangan yang memikat dan keistimewaannya di tingkat dunia membuat taman nasional ini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO, bahkan menyabet gelar New 7 Wonders of Nature di tahun 2012 lalu. Tak perlu khawatir akan kadal raksasa ini karena setiap pendatang akan ditemani oleh seorang jagawana alias “pawang”.

Saat mengunjungi Labuan Bajo, jangan lupa pula “menyicip” keindahan bawah lautnya karena area ini pun seringklai disebut-seut sebagai salah satu spot menyelam terbaik di dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here