ITB Raih Juara Umum Olimpiade Farmasi 2017

Kampus ITB kembali mengukir gelar juara umum dalam Olimpiade Farmasi Indonesia (OFI) IX yang diselenggarakan pada Sabtu-Senin (29-1/9-10) di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Prestasi ini merupakan kali ketiga selama tiga tahun berturut-turut.

Kompetisi Olimpiade Framasi Indonesia 2017OFI terdiri dari dua bidang, yaitu bidang farmasetika dan bidang farmakologi. Seperti pada olimpiade umumnya, pada tahap penyisihan dan semifinal, peserta diberi soal-soal yang harus diselesaikan secara individu. Pada tahap final, peserta harus melalui tiga tahap yang meliputi penyusunan formula dan evaluasi sediaan untuk bidang farmasetika serta konseling obat untuk bidang farmakologi, serta bedah kasus dan presentasi jurnal internasional untuk kedua bidang.

Perolehan medali emas di bidang farmasetika diraih Ahshonat Izzatul Haq (Sains dan Teknologi Farmasi 2014) dan perak bidang farmakologi oleh Dian Arista (Farmasi Klinis dan Komunitas 2014). Prestasi lainnya ialah peserta terbaik Farmakokinetika dan Farmakoterapi Penyakit Non Infeksi oleh Levina Mahardika (Farmasi Klinik dan Komunitas 2014), Teknologi Farmasi Non Padat oleh Denobia Faishal (Sains dan Teknologi Farmasi 2014), dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) oleh Naufalia Faza (Sains dan Teknologi Farmasi 2014).

“Ada banyak hikmah dan teman-teman baru yang saya dapatkan selama OFI. Luruskan dan kuatkan niat agar semangat tidak akan pernah padam. Target boleh ada, namun jangan sekedar memikirkan kemenangan duniawi. Bentengi diri dan cegahlah dari rasa kecewa dengan mengambil hikmah dari setiap tahap yang ada,” ungkap Ahshonat kepada Humas ITB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here