Inovasi Hand Sanitizer Berbahan Alami Buatan LIPI

Ditengah wabah virus corona jenis baru yakni, SARS Cov-2 stok cairan pembersih tangan mendadak langkah. Namun, Tim Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuat inovasi untuk meracik cairan pembersih tangan alami dengan stok yang terbtas.

Dikutip dari CNNindonesia.com Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono mengatakan lembaganya memiliki beberapa alternatif agen antimikroba yang diekstrak menggunakan bahan alami yang ada di Indonesia.Bahan yang digunakan bisa membunuh sel-sel mikroba yang menempel pada tangan.

“Ekstrak rempah sepeti pala dapat menambah aroma wangi alami pada hand sanitizer. Sebagai aroma, ditambah juga pala, fraise, dan isopulegol dengan takaran 0,05-0,1 persen” ucap Agus yang dikutip dari Antara pada Jum’at (13/3).

Nantinya setiap batch akan diisi dengan 10 liter hand sanitizer yang dikemas menggunakan botol ukuran 150 ml dan 100 ml. Dengan demikian, memanfaatkan bahan herbal yang dikembangkan oleh LIPI tersebut akan tercium lebih harum dan tidak menyengat.

Hand sanitizer yang dikembangkan oleh LIPI mengandung bahan bioetanol sebagai antiseptic sebanyak 63-65 persen dan, nano silver sebagai tambahan antiseptik sebanyak 0,3 persen” tutur Agus.

Hand santizer yang terbuat dari bahan alami tersebut rencananya akan diproduksi sebanyak 300 liter. Tak hanya utnuk di lingkungan lembaga saja cairan tersebut nantinya, juga akan dibagikan ke sekolah sekitar kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) yang ada dikawasan Serpong.

Upaya yang dilakukan oleh LIPI tersebut berharap mampu mengatasi kekhawatiran masyarakat dan kelangkaan produk hand sanitizer di pasaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here