Indonesia Tambah Perak dan Perunggu dari Tenis Meja

Indonesia menambah pundi-pundi medalinya di Asian Para Games 2018. Cabang olahraga tenis meja menyumbang dua medali, masing-masing perak dan perunggu.

Medali perak disumbangkan oleh Ana Widyasari dari nomor tunggal putri TT 11. Dalam pertandingan final di Econvention, Ancol, Senin (8/10/2018), Ana harus mengakui keunggulan Ng Mui Wui (Hong Kong) dengan skor 7-11, 11-9, 11-8, 13-15, 5-11.

Sementara itu, medali perunggu dipersembahkan oleh Adyos Astan dari nomor tunggal putra kelas TT 4. Adyos dipastikan raih perunggu usai terhenti di semifinal.

Di babak semifinal, Adyos kalah dari wakil Korea, Kim Younggun. Dia kalah dengan skor 8-11, 10-12, 7-11.

Setelah kehilangan gim pertama, Adyos sempat unggul 8-4 di gim kedua. Namun Adyos lengah sehingga harus kalah dari pemain tunggal putra nomor satu dunia itu.

“Saat gim kedua saya sudah unggul 8-4, tapi saya lengah sehingga korea bisa mengejar dan saya kalah di gim kedua,” ujar Adyos kepada detikcom usai pertandingan.

Sampai pukul 17:10 WIB di hari Senin (8/10/2018), Indonesia tercatat mengumpulkan tiga medali emas, lima medali perak, dan delapan perunggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here