Indonesia Pimpin Sidang Komite Evaluasi ke-107 IFAD Bahas Dampak Proyek IFAD bagi Ketahanan Pangan dan Nutrisi Masyarakat Rentan

Wakeppri Roma Memimpin Sidang Komite Evaluasi ke-107 IFAD

Wakil Kepala Perwakilan KBRI Roma memimpin sidang sesi ke-107 Komite Evaluasi Dana Pembangunan Pertanian Internasional (International Fund for Agricultural Development/IFAD) yang dihadiri oleh seluruh anggota Komite dari Belanda, Jepang, Kamerun, Meksiko, Nigeria, dan Prancis. Sidang juga dihadiri Direktur Badan Evaluasi Independen IFAD, Oscar Garcia. Wakil Presiden IFAD bidang Manajemen Program, Donald Brown, turut hadir mewakili Presiden IFAD. (29/10)

Dalam keterangan pers yang diterima kabarrantau.com, Sidang mendiskusikan beberapa isu penting terkait upaya peningkatan dampak positif proyek-proyek pendanaan pertanian IFAD bagi ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan, antara lain Proyek Dukungan Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan di Wilayah Maradi, Niger, Afrika. Proyek ini berperan meningkatkan ketahanan pangan dan kesadaran gizi masyarakat paling rentan, melalui dukungan sarana dan prasarana ternak kambing, pembangunan tempat penyimpanan gabah, dan kegiatan alternatif lainnya.

Pembahasan seputar inovasi teknis bagi pengurangan kemiskinan pedesaan telah menekankan pentingnya memperkenalkan inovasi teknis yang berisiko rendah dan tidak mengurangi produktivitas mayoritas petani miskin. Hal ini dikarenakan inovasi, khususnya yang berteknologi tinggi, terkadang memerlukan investasi sumber daya yang besar dan berpotensi menggangu stabilitas produksi.

Isu-isu lain yang telah dibahas dalam sidang ini ialah evaluasi strategi dan program IFAD di Meksiko dan rencana aksi guna menindaklanjuti rekomendasi panel peer review terkait penyempurnaan fungsi evaluasi IFAD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here