Indonesia Masuk Jajaran Negara dengan Ekosistem Startup Terbaik di Asia Pasifik 2021

Kata startup selalu dikaitkan dengan bisnis inovasi dari berbagai sektor yang erat kaitannya dengan pemanfaatan teknologi. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah mengingat StartupBlink mendefinisikan startup sebagai bisnis apa pun yang menerapkan solusi inovatif yang memvalidasi skala ekonomis. Model Inovasi yang dimaksud dapat berupa produk atau layanan, proses atau model bisnis.

StartupBlink baru-baru ini mempublikasikan laporan yang berjudul The Global Startup Ecosystem Index Report 2021, yakni laporan yang dibuat dan dipublikasikan oleh StartupBlink dengan berisikan data dan peta sebaran ekosistem startup dari berbagai negara di dunia. Secara ringkas, isi laporan tersebut menunjukkan adanya perubahan yang signifikan mengenai ekosistem startup di dunia.

Peringkat ekosistem startup Indonesia

Peringkat negara dengan ekosistem startup terbaik di Asia Pasifik | GoodStats

Asia Pasifik menjadi rumah bagi berbagai negara dengan ekosistem startup yang sangat beragam. Dalam laporan The Global Startup Ecosystem Index Report 2021, Indonesia menempati peringkat 10 sebagai negara dengan ekosistem startup terbaik di Asia Pasifik dengan skor 3.657.

Sementara untuk skala global, Indonesia menempati peringkat ke-45 atau naik 9 tangga dari tahun sebelumnya (2020) sehingga Indonesia masuk dalam jajaran 50 negara dengan ekosistem startup terbaik di dunia.

Peringkat teratas diisi oleh China dan Australia, kedua negara tersebut mampu mencatat skor tertinggi dengan 15.128 dan 13.835. Di peringkat tiga ada Singapura dengan skor 13.745. Ketiga negara tersebut merupakan rumah dari sederet startup terkemuka seperti Bytedance, Canva, dan SEA.

Hingga kini, Indonesia memiliki 7 kota yang masuk dalam top 1000 global. Startup terkemuka dan pemimpin ekosistem Startup yang ada di Indonesia adalah Gojek, Traveloka dan OVO. Tiga startup tersebut sudah memiliki label Unicorn atau perusahaan rintisan yang nilai kapitalisasinya lebih dari 1 miliar.

Indikator penilaian yang digunakan

Indikator penilaian dalam laporan The Global Startup Ecosystem Index Report 2021 | GoodStats

Mekanisme yang digunakan dalam pemeringkatan kota dan negara berdasarkan ekosistem startup yakni dengan menjumlahkan poin total dari 3 indikator. Indikator yang dimaksud adalah kuantitas, kualitas dan lingkungan bisnis.

1. Kuantitas

Elemen-elemen yang diperhitungkan untuk perhitungan poin kuantitas adalah:

  • Jumlah startup,
  • Jumlah Ruang Rekan Kerja,
  • Jumlah Akselerator, dan
  • Jumlah Pertemuan terkait startup.

2. Kualitas

  • Elemen-elemen yang diperhitungkan untuk penghitungan poin kualitas adalah:
  • Total investasi sektor swasta di ribuan ekosistem startup,
  • Jumlah karyawan per startup,
  • Kehadiran perusahaan Unicorn, Exits dan Pantheon,
  • Kehadiran influencerstartup global,
  • Acara startup global.

3. Lingkungan Bisnis

Poin indikator ini sebagian besar adalah berfokus pada parameter di tingkat negara, mulai dari infrastruktur nasional, kebijakan dan regulasi yang umumnya mempengaruhi semua kota dalam suatu negara. Elemen yang diperhitungkan untuk perhitungan skor Bisnis di masing-masing ekosistem adalah:

  • Kemudahan berbisnis dan mendaftarkan perusahaan,
  • Kecepatan internet,
  • Kebebasan internet,
  • Investasi R&D,
  • Ketersediaan berbagai layanan teknologi,
  • Jumlah paten per kapita, dan
  • Tingkat kemahiran bahasa Inggris.

StartupBlink sendiri adalah peta ekosistem startup dan pusat penelitian yang memberikan informasi gratis untuk para pendiri dan pemangku kepentingan startup sehingga dapat membuat keputusan cerdas tentang tempat yang tepat untuk membangun startup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here