GKI Kunjungi Pohon Rantau dan Pemberdayaan Petani Kopi Sarongge

GKI saat Mengunjungi Pohon rantau dan Negri Kopi petani Sarongge, Rabu (30/8)

Sejumlah Diaspora yang tergabung dalam Gerakan Kebaikan Indonesia secara rutin mengunjungi pohon rantau yang menjadi program penanaman pohon serta pemberdayaan petani di sarongge, Jawa barat, pada Rabu (30/8).

Pohon Rantau

Untuk mendukung aksi tanam 1000 pohon rantau yang di selenggarakan Gerakan Kebaikan Indonesia pada Februari Tahun 2016 lalu, Tim melakukan kunjungan kembali ke lokasi Pohon asuh atau pohon rantau yang berada di Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa barat.

Sarongge sebuah kampung kecil di kaki Gunung Gede. Letaknya berbatas hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cianjur, di ketinggian 1.000-1.600 mdpl. selain melihat pohon rantau Tim GKI juga melihat produktifitas petani yang menanam kopi, Petani umumnya menanam sayur mayur, dengan selingan pohon buah dan kopi di batas kebun mereka. Kopi yang ditanam adalah Arabica, dari varietas Sigarar Utang, Lini S dan moyangnya : Typica. Kopi menjadi tanaman tahunan untuk menambah penghasilan mereka.

“kini petani Sarongge tidak lagi bertani di area taman hutan nasional, memang butuh waktu agar tapi warga sudah mau berubah untuk menerima hal baru, termasuk penanaman kopi dan cianjur memiliki daerah yang baik untuk di tanam kopi” Ujar Tosca Santoso yang juga sebagai pengembang kampung Sarongge.

Hasil Produksi Petani Kopi Sarongge

Kopi Arabica dari Sarongge, mempunyai citarasa unik. Asam yang lembut, rasa buah-buahan (fruty), dengan kekentalan (body) sedang. Rasa yang tertinggal (aftertaste) adalah buah segar yang membuat hari lebih cerah. Citarasa ini ditunjang oleh pengolahan yang ketat menjaga mutu, sejak biji dipetik merah dan olah basah (full wash process).

Kini petani Sarongge telah menyebarkan bibit Kopi sebanyak 30 ribu dan di sebar di lahan 20 hektar dengan Iklim sejuk, kabut dan mikro ekosistem berbatas hutan, membuat kopi Sarongge memiliki citarasa yang berbeda.

Seperti diketahui Gerakan Kebaikan Indonesia sebelumnya telah menamam 1000 pohon dengan program adopsi pohon dari orang-orang Indonesia di luar negeri pada 14 Februari 2016 lalu di Desa Sukatani, Cianjur, Jawa Barat. Saat ini telah diadopsi sekitar 1.000 pohon dari perantau Indonesia yang ada di luar negeri, Jenis pohon yang diadopsi antara lain nangka, jeruk, durian, dan petai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here