Gambaran Kearifan Lokal Dalam Batik Ternate

Motif Batik Ternate

Batik sudah menjadi sebuah identitas nasional yang dimiliki oleh Indonesia. Sebuah kain dengan motif yang menarik dan penuh nilai-nilai dari satu etnis tertentu. Kini batik tidak hanya dimiliki oleh suku-suku di Jawa saja, namun seiring berkembangnya teknologi tekstil kini hampir setiap wilayah di Indonesia memiliki batik dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satu yang baru saja berkembang adalah batik dari kawasan timur Indonesia, yaitu Ternate, Maluku Utara.

Sejak tahun 2010, masyarakat Maluku Utara telah menciptakan batik yang tidak kalah bagusnya. Prosesnya pun sama dengan batik pada umumnya, seperti menggunakan centing dan cap. Meski baru lima tahun diciptakannya batik Tubo – Ternate, saat ini banyak orang yang mencintai kain batik dari Maluku Utara ini.

“Dulu Maluku Utara punya batik, yaitu Tubo – Ternate. Arti Tubo sendiri adalah sebuah kampung Ternate. Dan Tubo sendiri dibuat sejak tahun 2010 oleh seorang Bapak di Ternate. Banyak yang suka dengan batikĀ  Tubo ini,” kata Wati salah satu penjual batik Tubo dalam Festival Panen Raya Nusantara (Parara 2017) di Taman Menteng Jakarta Selatan pada Kamis 13-15 Oktober 2017.

Motif Batik Tubo yang dipilih adalah berbagai motif yang mencirikan Ternate seperti senjata khas Ternate, pohon kelapa, cengkeh pala, bahkan motif Kepulauan Maluku Utara. Semua motif ini dibuat dalam cetakan kayu yang dipesan langsung dari Jawa. Akhirnya, Batik Ternate yang diberi nama Batik Tubo ini pun siap untuk produksi dan dijual ke khalayak umum.

Warna-warna batik Tubo – Ternate pun beragam. Warna itu mulai dari warna hijau, merah, orange, kuning dan sebagainya. Dengan membeli kain yang berukuran 2 meter lebih, Anda bisa membuatnya menjadi dress cantik, bawahan ataupun atasan. Harganya pun sangat murah yakni mulai dari 250 ribu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here