First Crack Coffee Sajikan Kopi Dengan Edukasi

Kopi Indonesia kini bukan hanya dinikmati oleh negara luar, sebagai salah satu negara penghasil kopi terbesar dunia patut berbangga warung kopi Indonesia mulai tumbuh di tanah air salah satunya First Crack Coffee yang menyajikan cita rasa kopi khas daerah Indonesia.

Sosok Evani Jesslyn, pendiri First Crack Coffee awal merintis usahanya sejak tahun 2012 dengan mendirikan Cafe Coffee di Semarang hingga kemudian membuka First Crack pada Agustus 2017 di JakartaEvani tertarik membuka usaha coffe karena keinginan untuk berkontribusi bagi tanah kelahirannya Indonesia serta memberikan ilmu pengolahan kopi yang didapatnya di negeri Paman Sam Amerika, terlebih dengan kekagumannya dengan Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar dunia dan terbaik yang diakui dunia.Selain menyajikan Coffe dengan berbagai pilihan kopi dari berbagai daerah di Indonesia, Evani juga ada edukasi mengenai pengolahan kopi dari hulu ke hilir kepada masyarakat.

Ia berkisah, mendirikan First Crack Coffee bermula dari Strada Coffee yang telah berdiri sejak 2012 di Semarang. Strada Coffee telah membangun brand kopi olahan sendiri dan laku di pasaran, juga didukung tenaga ahli dalam hal menjaga konsistensi kualitas rasa kopi buatan First Crack, yang disajikan dari Penyajian terbaik Barista First Crack. 
First Crack Coffee bertempat di bilangan Altira Business Park, Blok B12 No. 15
Jl. Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara,
Berikut Ini Hasil Wawancara Redaksi Kabarrantau.com, saat bertandang ke First Crack Coffee di Jakarta :

1. Apa Dasar Anda membuka First Crack Coffee ini ?

Karena awalnya Hobi dan menyukai kopi juga pengalaman saya kuliah di luar negeri tepatnya di San Fransisco, dan mengenal produksi kopi disana kemudian memulai usaha Cafe Coffee di Indonesia

2. Mengapa dinamakan cafe First Crack?

Nama itu karena produksi awal Kopi saat roasting dan Suara pertama yang terdengar pada saat roasting terdengar Crack, sehingga saya namakan First Crack

3. Bagaimana upaya Anda agar usaha Anda semakin berkembang dan bertahan dari persaingan ?

Awalnya kami membuka Cafe dengan kopi olahan sendiri yang sama di Semarang bernama Cafe Strada, kemudian karena berkembang dan berhasil selanjutnya di buka kembali di Jakarta, usaha cafe Coffee kami berkembang karena Coffee yang kami sajikan berkualitas Premium dan menyebar dari pembicaraan masyarakat, untuk persaingan kami tidak khawatir karena setiap Cafe Coffee menyajikan cita rasa kopi yang berbeda-beda.

4. Target apa yang belum Anda capai ?

Selain membantu mengenalkan kopi petani ke masyarakat luas juga mengedukasi mengenai pengolahan kopi dari hulu ke hilir kepada masyarakat5. Seperti apa bentuk pelatihan pengolahan kopi yang anda buat? Selain karena ingin menularkan ilmu kepada masyarakat dari pengetahuan sertifikasi uji cita rasa kopi (Q Grader) yang saya peroleh dari amerika, Sehingga kami dirikan First Crack Akademy, untuk memberikan pengetahuan ke barista, masyarakat maupun petani agar memiliki peran penting memastikan dihasilkannya biji kopi yang berkualitas, teknik dan pemilihan, pemupukan, pemetikan, pemilihan biji kopi, dan pengeringan serta Roasting menjadi faktor Vital kualitas biji kopi.

6. Bagaimana respon dari konsumen kepada produk Anda ?

Selama ini respon masyarakat sangat positif dan banyak menjadi pelanggan disini selain citarasa olahan kopi disini lain dari yang lain

7. Siapa saja yang mengelola usaha Anda ?

Usaha ini masih kami kelola oleh keluarga dan dibantu oleh 20 orang karyawan

8. Dari mana modal didapatkan ?

Modal masih patungan dari keluarga dan saya sendiri

9. Dari mana bisa mendapatkan kopi untuk di jual ?

Kami langsung dapatkan suplai kopi dari petani di Indonesia, diantaranya dari Gayo Aceh, Sumatera utara, Toraja, Papua dan Lainnya, Tetapi kami banyak permintaan kopi Asal Papua selain citarasanya di sukai masyarakat juga harga yang terjangkau

10. Berapa pendapatan dari hasil menjual coffe ?

Setiap harinya naik terus grafiknya rata-rata telah menjual 200 Cup Coffee

11. Jam berapa setiap harinya anda membuka warung anda ?

First Crack Coffee buka dari Senin Hingga Sabtu dari Pukul 9.30 hingga pukul 19.30 dan Sabtu dari Pukul 8.00 Hingga Pukul 20.00

12. Apa pesan yang ingin anda sampaikan bagi bagi petani kopi ?

Saya berharap petani kopi indonesia bisa memiliki pengetahuan kopi sejak hulu hingga ke hilir sehingga mereka memiliki pengetahuan sejak penanaman hingga mengecek hasil akhir kopi mereka dan hingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas biji kopi yang dihasilkan

13. Sejak kapan mengenal kopi?

Awalnya dulu karena saya bekerja sebagai auditor di negeri paman Sam dan sering ditawari kopi, kemudian saya suka dengan citarasa kopi, dan saya mempunyai visi bagaimana berkontribusi bagi kemajuan bangsa hingga akhirnya saya mencoba usaha kopi ini

14. Apa saja kendala yang ada?

Kendala saat ini karena lokasi yang Jauh dalam menerima Suplai Kopi dan juga memakan waktu yang lama saat di distribusikan.

15. Apa harapannya mengenai kopi indonesia?

Saya berharap kopi Indonesia bisa dikenal oleh bangsa sendiri, karena banyak biji-biji kopi terbaik Indonesia belum banyak dinikmati orang indonesia sendiri melainkan diekspor ke luar negeri. Selain kurangnya pengetahuan masyarakat yang minim tentang pengolahan kopi, diharapkan dengan edukasi yang kami berikan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan pengolahan kopi hingga memiliki cita rasa dan kualitas terbaik dunia.

First Crack Coffee Altira Business Park, Blok B12 No. 15
Jl. Yos Sudarso, Sunter, Jakarta Utara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here