Eceng Gondok Buat Tim Mahasiswa Surabaya ini Raih Juara Nasional

Karena memanfaatkan tanaman eceng gondok membuat Tiga mahasiswa ini berhasil menorehkan prestasi sampai kancah nasional. Melalui Seminar Nasional Pengkajian dan Penerapan Teknologi (SNPPT) 2017, ketiga mahasiswa tersebut Muhammad Mualliful Ilmi, Naimatul Khoriroh dan Trisna Bagus Firmansyah dan berhasil menyandang predikat Best Paper dalam ajang gelaran Universitas Mercu Buana, minggu lalu.

Kegiatan yang bertajuk Teknologi Hijau untuk menjamin Kebeberhasilan. Ilmi, ketua tim mengungkapkan aspek bukanlah prestasinya melainkan kualitas paper. “Pertama kali kami seleksi paper. Full paper dikumpulkan dan dikaji oleh revier sehingga masuk ke deretan 73 terbaik,” ungkap Ilmi kepada humas ITS.

Dalam papernya, tim ITS mengangkat penelitian terkait pembuatan suatu absorben dari bahan dasar eceng gondok dalam upaya menghilangkan zat pengotor air yang dapat mengganggu estetika perairan. Selain itu, dapat menimbulkan pendangkalan dan mematikan ekosistem sekitarnya.

Banyak sekali jenis zat pengotor air seperti logam berat maupun senyawa pewarna. Karena banyak hal tersebut, timbul keinginan Ilmi dan tim untuk memanfaatkan eceng gondok dalam upaya menghilangkan zat pengotor air.

Meskipun pembuatannya dirasa memakan waktu cukup lama karena harus melakukan praktikum terlebih dahulu. Ilmi dan tim sangat bangga karena menjadi juara yang hanya bermodalkan praktikum saat kuliah.

“Eceng gondok dibuat karbon dan dimasukkan ke dalam cairannya, dan nantinya cairan yang akan diuji,” ungkap Ilmi saat menjelaskan hasil kerja eceng gondok. Berhasil mengatasi berbagai kendala kala praktikum, alhasil usaha tim kontigen ITS mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya.

“Harus bersabar antre dengan beberapa mahasiswa yang sedang mengerjakan Tugas Akhir. Walaupun proses pembuatan karbon butuh waktu sehari semalam,” pungkas Mahasiswa ITS angkatan 2014 tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here