Done is Better Than Perfect ala Denny Santoso

Denny Santoso, digital preneur yang sudah belasan tahun malang melintang didunia digital marketing baru-baru ini merilis buku berjudul Done is Better Than Perfect. Tidak hanya tentang kehidupan pribadi, buku setebal 237 halaman tersebut juga menceritakan rahasia-rahasia Denny hingga menjadi sukses seperti saat ini. Simak bincang-bincang Kabarrantau bersama Denny Santoso berikut ini:

Apa sebenarnya yang ingin Anda sampaikan melalui buku Done is Better Than Perfect ini?

Sebenarnya buku ini adalah buku biografi. Tapi, selain bercerita tentang biografi, buku ini juga banyak memuat pembelajaran-pembelajaran tentang mindset serta aha moment. Aha moment yaitu saat-saat saya mendapat pencerahan untuk melakukan sesuatu. Dari aha moment itu sebenarnya banyak pembelajaran yang dapat dipetik.

Saya juga bercerita tentang hal-hal yang penting dalam hidup saya dan bagaimana hal tersebut berperan dan menjadi kunci kesuksesan saya.

Apa saja hal-hal penting tersebut?

Ada tiga. Pertama, keluarga. Keluarga adalah poros hidup saya. Saat saya bisa bekerja di dekat keluarga, saat semua keputusan besar dalam hidup saya selaras dengan gaya hidup keluarga dan saat keluarga  bisa terus menjadi penyemangat langkah hidup saya, itulah sukses.

Kedua, Fitness, yaitu saat tubuh saya sehat sehingga bisa menjalankan aktivitas secara optimal, pikiran jernis , positif dan optimis. Itulah sukses.

Ketiga, Freedom, dimana saya bisa melakukan apapun dan kapanpun.

Bicara tentang bisnis, kapan Anda mulai berkeinginan menjalankan bisnis?

Sewaktu SMA saya suka sekali nge-game, tetapi karena saya bukan orang kaya yang bisa membeli banyak game akhirnya saya kenalan dengan took game, dan saya suka nongkrong dan main-main di situ. Lalu saya punya ide menjual game ke teman-teman di sekolah. Saya nego dengan toko game, dan akhirnya setiap ada game baru saya bawa dan saya jual ke teman-teman di sekolah. Yang penting kalau dalam waktuseminggu tidak laku, maka harus dikembalikan.

Enaknya berjualan game adalah bisa sambil dimainkan, jadi saya bisa memberi tips-tips ke pembeli yang lain.  Dalam waktu seminggu itusaya sudah tamat memainkan game-nya. Jadi sambil main, sambil jualan.

 

 

Saya mendengar Anda juga menjalankan bisnis penjualan suplemen fitness, apa yang Anda lakukan?

Salah satu hobi saya dibidang kebugaran adalah fitness. Nah suplemen fitness ini adalah produk yang sangat digandrungi para pencinta fitness. Namun di Malang waktu itu sangat susah mendapatkanya. Karena itu saya mendapat ide untuk berjualan suplemen. Saya bahkan berani membeli produk suplemen dari Amerika dengan tarnsaksi online.

Waktu berjualan suplemen berarti Anda masih menjalankan secara offline. Kapan Anda mulai menjalankan bisnis secara online?

Sekitar tahun 2008. Saya belajar banyak tentang internet marketing lalu saya membuat landing page Panduandiet.com. Saya juga memulai portal DuniaFitnes.com dan berbagi artikel-artikel bermanfaat seputar fitness dan diet. Melalui kedua platform itu saya membangun database email hingga lebih dari 200 ribu email terdaftar.

Saat dunia start up juga mulai naik daun, saya membuat situs jejaring sosial untuk penyuka fitnes dan memiliki prospek menjanjikan dan komitmen investasi dari kantor pusat Ultimate Nutrition di Amerika.

Apakah Anda pernah merasa gagal?

Pernah. Saya pernah menyentuh titik terendah alam hidup.

Apa yang Anda lakukan supaya bangkit kembali?

Saya sadar dan saya berusaha untuk mengatasinya. Waktu itu saya terkena panic attack akibat stress. Saya berusaha mencari pengobatan mulai dari psikiater, meditasi dan bahkan ke Singapura. Lalu lewat internet saya menemukan teknik Neuro-Linguistik Programming (NLP). NLP membantu saya mengubah pikiran-pikiran negative menjadi positif.

Apa itu NLP?

NLP adalah teknik memprogram pikiran menggunakan kelima indra untuk memahami apa yang terjadi disekitar kita, serta menyusun ide dan tindakan menggunakan bahasa, baik verbal maupun non verbal dengan tujuan mendapatkan hasil yang kita harapkan. Intinya adalah kita mengetahui cara kerja pikiran sehingga kita bisa menggunakan konsep pemikiran yang tepat untuk emmerdekakan diri dari hal-hal yang menghambat kesuksesan.

Sederhananya begini. Dulu saya khawatir bila terlambat makan pasti akan terkena mag. Waktu itu efeknya langsung terasa. Saat terlambat makan asam lambaung saya langsung naik. Hal itu yang memicu saya terkena panic attack. Lalu melalui NLP, saya belajar melatih otak untuk segera menetralisir saat pikiran negative itu datang. Saya merubah pikiran tentang sakit mag menjadi “nggak mungkin sekali telat makan bisa sakit mag, sakit mag butuh berkali-kali telat makan,”

 

Ada pesan-pesan yang ingin Anda sampaikan untuk anak muda?

Begini, sebagian orang tidak berani memulai bisnis karena merasa tidak punya modal, tidak cukup berbakat dan pikiran-pikiran negatif lainnya.

Justru step pertama yang harus dilakukan itu adalah mempunyai goal. Goalnya harus jelas. Jangan Cuma bilang ingin sukses, tapi sukses yang seperti apa? Lebih jelas bila begini “saya ingin mendapatkan income 5 juta,”. Untuk mendapatkan income Rp 5 juta, kita harus mempunyai skill. Agar Rp 5 juta tersebut menjadi 10 juta membutuhkananother skill. Dari Rp 10 juta ke Rp 100 juta another skill. Dari Rp 100 juta ke Rp 1 miliyar membutuhkan juga another skill lagi. Jadi skill-nya harus terus dibangun.

Di dalam buku Done is Better Than Perfect ini, saya menceritakan secara detail apa saja kunci sukses yang dapat dipraktikkan pembaca untuk berani memulai bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here