Desainer Indonesia Borong Tiga Penghargaan Dunia di Selandia Baru

Nama desainer Rinaldy Yunardi kian kondang di mancanegara. Perancang helahiran Medan, Sumatera Utara itu baru saja menjadi jawara ajang World of Wearable Arts (WOW) di Wellington, Selandia Baru pada 26-28 September.

Menurut laporan Media Indonesia, Rinaldy memenangkan tiga penghargaan sekaligus, yakni Avant Garde Award, International Award untuk kategori Asia, dan Supreme Award setelah bersaing dengan 108 karya finalis dari 115 desainer yang berasal dari 22 negara.

Karya Rinaldy Yunardi 'The Lady Warrior' yang jadi pemenang di kompetisi World of Wearable Arts 2019, Wellington, Selandia Baru. Foto: istimewa/Kumpara.com
Karya Rinaldy Yunardi ‘The Lady Warrior’ yang jadi pemenang di kompetisi World of Wearable Arts 2019, Wellington, Selandia Baru. Foto: istimewa/Kumpara.com

Rinaldy mengikutsertakan dua karya terbaiknya, Lady Warrior dan Fire. Selama ini, karya-karya perancang aksesori kelahiran Medan, Sumatra Utara itu banyak digunakan selebritas Hollywood, mulai Katy Pery, Madonna, Kylie Jenner, Mariah Carey, Shakira hingga Nicki Minaj.

The Lady Warrior menggambarkan kekuatan seorang wanita sebagai ibu, istri, dan anak perempuan.

“Saya menggunakan berbagai material untuk mewakili berbagai elemen dari The Lady Warrior. Kertas daur ulang dibuat menjadi tali dan ditenun untuk merepresentasikan kemanusiaan dan kekuatan jiwa seorang wanita,” ujar Rinaldy.

Karya Rinaldy Yunardi 'The Lady Warrior' yang jadi pemenang di kompetisi World of Wearable Arts 2019, Wellington, Selandia Baru. Foto: Istimewa/kumparan.com
Karya Rinaldy Yunardi ‘The Lady Warrior’ yang jadi pemenang di kompetisi World of Wearable Arts 2019, Wellington, Selandia Baru. Foto: Istimewa/kumparan.com

Founder dan Juri WOW 2019 Dame Suzie Moncrieff mengatakan desain Rinaldy menunjukkan keseimbangan dan bentuk yang sempurna.

“The Lady Warrior menyampaikan kerapuhan yang menakjubkan yang diimbangi dengan kekuatan yang halus. Dewan juri secara khusus juga menyukai penggunaan teknik tenun tradisional untuk membuat karya yang begitu kontemporer,” ujarnya dikutip Stuff.co.nz.

Dubes Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, menyampaikan kebanggaan dan apresiasi tinggi atas keberhasilan Rinaldy.

“Prestasi Rinaldy ini terasa begitu istimewa karena terjadi saat suasana di Indonesia lagi memprihatinkan. Ini kado besar buat kita semua”, ungkap Tantowi yang hadir di acara penyerahan penghargaan, dikutip Kumparan.com.

Karya Rinaldy Yunardi 'The Lady Warrior' yang jadi pemenang di kompetisi World of Wearable Arts 2019, Wellington, Selandia Baru. Foto: Istimewa/kumparan.com
Karya Rinaldy Yunardi ‘The Lady Warrior’ yang jadi pemenang di kompetisi World of Wearable Arts 2019, Wellington, Selandia Baru. Foto: Istimewa/kumparan.com

Kemenangan Rinaldy di ajang WOW bukan yang pertama. Pada WOW 2017, Rinaldy pernah juga memenangkan tiga piala sekaligus. WOW merupakan ajang kompetisi desain karya seni untuk bereksperimen dan bereksplorasi dengan menggunakan berbagai sumber daya untuk menciptakan karya pakai yang menarik. Kompetisi ini dilakukan setiap tahun dan diikuti oleh desainer ternama dari lebih dari 40 negara di Dunia.

Desainer yang sudah berkecimpung di dunia seni selama 23 tahun ini harus bersaing dengan 108 karya finalis dari 115 desainer yang berasal dari 22 negara. Dengan kemenangan Lady Warrior, panitia akan menjadikannya sebagai tema WOW pada 2020 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here