Best Paper Simposium Internasional di Raih Mahasiswa Indonesia

Penghargaan best paper dalam acara ISA-OISAA International Symposium 2017 di Taiwan berhasil di raih salah seorang mahasiswa Indonesia Lutfi Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut,  membawakan karya ilmiah yang berjudul “Empowering Indonesia SME’s to Go Digital, Enhancing National Economic on Asean Economy Community and ASIA”.

Dalam karya ilmiahnya yang di lansir dari Humas Unair, Lutfi membahas tentang penguatan peran UKM sebagai aktor utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus mengulas jumlah penggunaan dan penetrasi internet penduduk Indonesia yang terbilang sangat besar.

Menurut lutfi, ekonomi Indonesia memiliki potensi dengan perkembangan era digital, “Tujuan dari hal itu guna membangun ekonomi berbasis digital dan menjadikan Indonesia sebagai negara terbesar sebagai pengakses E-digital di Asia Tenggara pada 2020 melalui paket kebijakan ekonomi jilid 14 yang membahas tentang roadmap ekonomi digital,” papar Lutfi.

Hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh besar diantaranya, Prof. Makarim Wibisono Ph.D., Duta Besar Republik Indonesia untuk PBB tahun 2004-2007. Walaupun di hadapan para ahli, Lutfi mengaku, tidak membuat dirinya minder,justru ada sebuah kebanggan tersendiri.

“Dalam usia yang masih cukup dini dalam dunia akademik, sangat bangga rasanya bisa berbicara di depan forum internasional. Apalagi disaksikan oleh eks Dubes Indonesia untuk PBB, Mantan Jubir Presiden, dan Anggota DPR serta profesor, dan civitas akademika dari seluruh dunia,” terangnya.

Di akhir wawancara, mahasiswa asal Tegal tersebut mengatakan bahwa selain kuliah dan berorganisasi, mahasiswa harus berperan aktif dalam acara seperti simposium, konferensi, dan bermacam-macam perlombaan tingkat nasional maupun internasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here